UIN Salatiga Kukuhkan Ribuan Guru, Menteri Wihaji Dorong Pendidikan Berbasis Hati
- 25 Jun 2026 16:05 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Salatiga - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, mendorong para guru untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai dan membangun karakter siswa melalui pendekatan hati. Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri pengukuhan 3.167 Guru Profesional Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan di UIN Salatiga, Sabtu, 20 Juni 2026.
Di hadapan ribuan guru yang baru dikukuhkan, Wihaji menegaskan, peran guru sangat penting dalam menyiapkan generasi masa depan. Menurutnya, guru merupakan arsitek peradaban yang menentukan arah tumbuh kembang anak-anak Indonesia di tengah tantangan zaman yang terus berubah.
“Saya sebagai menteri ada tanggung jawab siklus kehidupan, salah satunya memastikan generasi masa depan kita baik-baik saja, dan guru adalah arsitek para generasi masa depan,” ujar Wihaji dalam orasi ilmiahnya.
Ia menilai dunia pendidikan saat ini tidak cukup hanya menekankan penguasaan ilmu pengetahuan. Guru juga harus mampu menanamkan nilai, empati, dan keteladanan agar siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter.
“Pesan saya ayo kita pakai hati, karena hari ini peradaban luar biasa dan tidak hanya cukup transfer of knowledge, tapi juga transfer of value,” katanya.
Wihaji juga mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi perkembangan teknologi. Menurut dia, kemajuan digital semestinya menjadi alat bantu bagi manusia, bukan justru mengikis nilai kemanusiaan jika digunakan tanpa kendali.
“Hari ini kalau tidak hati-hati, teknologi diciptakan untuk melayani manusia bukan sebaliknya, dan kalau tidak hati-hati kita justru tergerus oleh teknologi menjadi robot padahal kita manusia,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia mendorong para guru profesional untuk mengambil peran lebih luas, bukan sekadar sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga sebagai pembimbing karakter yang mampu mendampingi siswa menghadapi tantangan di era digital. Guru, lanjutnya, juga harus menjadi jembatan komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua.
Pengukuhan 3.167 Guru Profesional PPG Dalam Jabatan di Gedung Auditorium Student Center Kampus Tiga UIN Salatiga itu menjadi penanda resmi kelulusan para peserta Uji Kompetensi Mahasiswa PPG. Dalam kesempatan yang sama, Wihaji juga menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat sinergi program pembangunan keluarga melalui jalur pendidikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....