Pemkab Pati Siapkan Rp67 Miliar, DPRD Optimistis Jalan Rusak Berkurang pada 2027
- 24 Jun 2026 17:15 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang –DPRD Kabupaten Pati optimistis dukungan anggaran sebesar Rp67 miliar yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Pati dapat mengurangi kerusakan jalan secara signifikan pada 2027. Perbaikan infrastruktur jalan rusak tersebut akan dilakukan bertahap mulai tahun ini.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati, Joni Kurnianto mengatakan, kondisi infrastruktur jalan di Pati saat ini memang masih memprihatinkan. Menurutnya, kerusakan jalan menjadi keluhan masyarakat di hampir seluruh wilayah.
“Memang kita di Pati sekarang lagi darurat jalan rusak. Di 21 kecamatan itu banyak sekali,” kata Joni Kurnianto dalam Dialog Semarang Menyapa RRI Semarang, Selasa, 23 Juni 2026.
Ia menjelaskan, untuk mendukung percepatan penanganan infrastruktur, pemerintah daerah menempuh skema pinjaman daerah ke Bank Jateng. Semula pinjaman diajukan sebesar Rp90 miliar, namun setelah disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, nilai yang disepakati menjadi Rp67 miliar.
“Untuk perbaikan infrastruktur memang kita melakukan pinjaman daerah ke Bank Jateng. Awalnya mengajukan sebesar Rp90 miliar, tapi kemudian karena tidak sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan kemudian dipangkas menjadi Rp67 miliar,” ujarnya.
Joni optimistis apabila program perbaikan bisa direalisasikan maksimal pada 2026, maka kondisi jalan di Pati pada 2027 akan jauh lebih baik dibanding saat ini. “Kalau 2026 ini bisa kita laksanakan, 2027 sudah agak ringan,” katanya.
Menurut Joni, lambatnya realisasi perbaikan jalan pada tahun ini tidak lepas dari proses transisi pemerintahan dan kehati-hatian dalam pencairan anggaran. Ia menyebut adanya pergantian pimpinan daerah, ditambah asistensi dari pemerintah provinsi dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), membuat proses administrasi berjalan lebih lambat.
“Memang asistensi dari provinsi dan KPK juga diperlukan, sehingga untuk memberikan keputusan pencairan ini agak lambat. Akan tetapi, kita dari DPRD desak terus dan kita bantu juga supaya pencairan dana ini sesuai ketentuan,” ucapnya.
Selain mendorong percepatan anggaran, DPRD Pati juga memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan perbaikan jalan. Komisi C, kata Joni, rutin melakukan inspeksi lapangan di daerah pemilihan masing-masing, lalu hasilnya dibahas bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) setiap awal pekan.
“Kita tiap hari Senin panggil DPU untuk membahas mana infrastruktur yang belum tersentuh, yang masih rusak, apalagi yang parah. Itu kita bahas langsung,” katanya.
Ia menambahkan, perbaikan jalan akan diprioritaskan pada ruas-ruas yang kerusakannya paling parah dan berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat. DPRD juga menekankan pentingnya kualitas pekerjaan agar jalan yang diperbaiki tidak cepat rusak kembali.
Menurutnya, kualitas pekerjaan perlu dijaga agar anggaran yang digelontorkan benar-benar memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Harus pakai hotmix dan cor, tidak boleh pakai aspal goreng lagi,” ucap Joni.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....