Antisipasi Karhutla dan Pencurian Kayu, Perhutani Intensifkan Patroli Hutan

  • 23 Jun 2026 14:05 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Grobogan - Perum Perhutani KPH Purwodadi meningkatkan patroli kawasan hutan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus mengantisipasi pencurian kayu serta berbagai gangguan keamanan hutan lainnya.

Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Pojok, Bambang Riantono, mengatakan patroli gabungan merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam menjaga keamanan dan kelestarian kawasan hutan. “Kegiatan ini juga sebagai bentuk pengawasan terhadap tanaman agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar," ujarnya melalui siaran pers, Selasa, 23 Juni 2026.

Patroli gabungan dilaksanakan jajaran Perhutani BKPH Pojok bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Godan Wono Lestari di wilayah kerja RPH Karanggetas. Kegiatan menyasar sejumlah petak hutan, di antaranya petak 41, petak 41B-1 seluas 1,4 hektare tanaman jati tahun tanam 2003 di RPH Karanggetas, serta petak 53C seluas 6,8 hektare tanaman jati tahun tanam 2017.

Menurut Bambang, musim kemarau menjadi perhatian khusus karena berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Oleh karena itu, Perhutani terus memperkuat koordinasi dengan masyarakat desa sekitar hutan dalam menjaga kawasan hutan secara bersama-sama.

"Kami mengajak masyarakat untuk ikut peduli menjaga hutan. Hutan bukan hanya aset Perhutani, tetapi juga sumber kehidupan yang harus dijaga bersama," katanya.

Sementara itu, pengurus LMDH Godan Wono Lestari, Supardi, menyambut baik pelaksanaan patroli gabungan yang melibatkan masyarakat sekitar hutan. Menurutnya, keberadaan hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menopang kehidupan masyarakat.

"Kegiatan seperti ini sangat baik karena masyarakat bisa ikut mengetahui pentingnya menjaga hutan. Kalau hutan aman dan lestari, manfaatnya juga akan kembali kepada masyarakat, seperti menjaga sumber air, udara tetap bersih, serta mendukung kehidupan warga sekitar," ujarnya.

Melalui patroli gabungan tersebut, Perhutani berharap sinergi antara petugas dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga kawasan hutan tetap terjaga dari berbagai ancaman, khususnya selama musim kemarau berlangsung. Dengan pengawasan bersama, fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan, sumber ekonomi masyarakat, serta habitat berbagai flora dan fauna diharapkan tetap lestari dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....