Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Petungkon Patungan Cor Jalan Kabupaten

  • 23 Jun 2026 12:15 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Petungkon Patungan Cor Jalan Kabupaten Pekalongan
  • Aksi Semen Rakyat Warga Petungkon Kabupaten Pekalongan

RRI.CO.ID, Pekalongan – Kesal menunggu perbaikan yang tak kunjung datang, ratusan warga Dukuh Petungkon, Desa Tembelang Gunung, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, turun tangan memperbaiki jalan kabupaten yang rusak secara swadaya melalui Gerakan Semen Rakyat. Inisiatif ini dilakukan demi kelancaran akses jalan penghubung desa Tembelang Gunung - Ketingktang.

Warga dari berbagai kalangan, mulai pemuda, tokoh masyarakat, orang tua hingga ibu-ibu, bergotong royong menambal ruas jalan penghubung Tembelang Gunung–Ketingkrang hingga akses menuju Kecamatan Paninggaran. Selama bertahun-tahun, kondisinya dikeluhkan karena rusak dan membahayakan pengguna jalan.

Koordinator kegiatan, Kasturah, mengungkapkan, kerusakan jalan semakin parah saat musim hujan. Permukaan jalan yang licin dan berlubang kerap menyebabkan pengendara terjatuh, termasuk pelajar yang setiap hari melintas untuk bersekolah.

“Anak-anak sekolah sering jatuh ketika jalan licin. Kondisinya memang sangat memprihatinkan,” ujarnya, Selasa, 23 Juni 2026.

Ia menjelaskan, seluruh biaya perbaikan berasal dari iuran masyarakat. Selain itu, juga bantuan sukarela para perantau yang tergabung dalam Guyub Rukun Selawase Tembelang Gunung.

Menurutnya, dampak kerusakan jalan tidak hanya dirasakan sektor ekonomi dan pendidikan, tetapi juga pelayanan kesehatan. Akses warga yang membutuhkan penanganan medis sering terkendala akibat kondisi jalan yang sulit dilalui.

Meski telah bergotong royong memperbaiki sejumlah titik kerusakan, warga menegaskan langkah itu hanya solusi darurat. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Pekalongan segera melakukan perbaikan permanen agar akses transportasi masyarakat kembali layak.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan. Yang kami lakukan hari ini hanya penanganan sementara, bukan solusi jangka panjang,” tutur Kasturah.

Dalam kesempatan itu, Kasturah juga melontarkan kritik kepada anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, khususnya dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, agar lebih memperhatikan kondisi infrastruktur di wilayahnya. “Semoga hati mereka terketuk untuk memperjuangkan perbaikannya,” katanya.

Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Tutur Atmojo, mengatakan jalan tersebut merupakan akses utama yang menopang aktivitas ekonomi warga. Namun, karena belum mendapat penanganan memadai, masyarakat memilih bergerak sendiri demi keselamatan bersama.

“Jalan ini urat nadi perekonomian warga. Karena belum ada perbaikan dari pemerintah, kami berinisiatif melakukan swadaya agar masyarakat bisa melintas dengan lebih aman,” kata Tutur.

Aksi gotong royong tersebut menjadi potret kepedulian warga. Selain itu, upaya ini merupakan sinyal kuat atas harapan masyarakat terhadap perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar yang selama ini menjadi kebutuhan vital warga pegunungan di Kabupaten Pekalongan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....