Halo RRI: Pemadaman Listrik Ganggu Operasional, Usaha Cuci Mobil Keluhkan Kerugian
- 23 Jun 2026 05:26 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang- Pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir dikeluhkan pelaku usaha jasa cuci mobil dan bengkel di Kota Semarang. Gangguan pasokan listrik dinilai menghambat operasional usaha dan menyebabkan kerugian ekonomi akibat berkurangnya jumlah pelanggan.
Pegawai usaha cuci mobil dan bengkel di kawasan Lampersari, Deni, mengatakan pemadaman listrik yang terjadi tanpa pemberitahuan membuat pelaku usaha kesulitan mengatur operasional sehari-hari. "Kalau dari saya sangat dirugikan karena tidak ada pemberitahuan terkait mati listriknya, kami yang di lapangan seperti selalu menunggu-nunggu kapan listrik padam," ujarnya kepada Halo RRI, Senin 22 Juni 2026.
Menurut Deni, aktivitas usaha cuci mobil dan bengkel sangat bergantung pada pasokan listrik untuk mengoperasikan berbagai peralatan elektronik. Salah satunya kompresor hidrolik yang digunakan untuk menaikkan dan menurunkan kendaraan saat proses servis.
Dari sisi ekonomi, Deni menyebut kerugian yang dialami cukup besar. Ia mengaku pemadaman yang terjadi secara mendadak berpotensi mempercepat kerusakan peralatan.
Pasalnya, sejumlah perangkat memiliki sistem pengatur waktu yang dapat terganggu ketika aliran listrik terputus secara tiba-tiba. "Kalau belum waktunya mati lalu listrik padam lebih dulu, dampaknya lama-kelamaan bisa merusak peralatan yang kami gunakan," katanya.
Menurutnya, dalam kondisi normal, usaha tempatnya bekerja dapat melayani sekitar 10 hingga 15 kendaraan dalam rentang waktu tiga hingga empat jam. Namun ketika listrik padam selama periode tersebut, pelayanan terhenti sehingga potensi pendapatan hilang.
Kondisi itu diperparah ketika pelanggan yang sudah menunggu akhirnya membatalkan layanan karena tidak ada kepastian kapan listrik kembali menyala. "Kalau mati lampu tiga sampai empat jam, kami kehilangan kesempatan melayani 10 sampai 15 mobil, pelanggan juga banyak yang kecewa dan akhirnya tidak jadi menggunakan jasa kami," ucapnya.
Deni berharap PLN dapat memberikan informasi lebih awal apabila akan dilakukan pemadaman listrik. Menurutnya, pemberitahuan tersebut penting agar pelaku usaha dapat menyesuaikan jadwal operasional dan memberikan informasi kepada pelanggan.
Ia juga mengungkapkan, beberapa kali pemadaman terjadi saat kendaraan sudah berada di atas alat pengangkat (lift) untuk proses perbaikan dan membuat pekerjaan terhenti dan mengganggu pelayanan kepada konsumen. "Yang kami harapkan sederhana, kalau memang akan ada pemadaman setidaknya diberi pemberitahuan terlebih dahulu sehingga kami bisa bersiap dan tidak merugikan pelanggan," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....