Bawaslu Kota Semarang Terima Anggaran Hibah Pemkot

  • 19 Jun 2026 22:01 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Bawaslu Kota Semarang menerima hibah dari Pemerintah Kota Semarang untuk Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp. 300.000.000. Hibah tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Semarang terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu Kota Semarang, khususnya dalam penguatan pengawasan partisipatif, pendidikan demokrasi, dan peningkatan literasi kepemiluan bagi masyarakat menjelang Pemilu 2029.

Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman menyampaikan, dukungan hibah dari Pemerintah Kota Semarang akan dimanfaatkan secara optimal. Tentunya untuk mendukung berbagai program strategis yang direncanakan mulai dilaksanakan pada bulan Juli 2026 setelah proses pencairan hibah selesai.

"Dukungan hibah ini akan kami manfaatkan untuk memperkuat program pengawasan partisipatif dan pendidikan demokrasi kepada masyarakat. Kegiatan-kegiatan tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperluas partisipasi publik dalam mengawal demokrasi di Kota Semarang," ujar Arief, Jumat 19 Juni 2026.

Adapun beberapa kegiatan yang direncanakan meliputi pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) melalui kegiatan uji petik di sejumlah kelurahan dan sekolah di Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesesuaian data pemilih dengan kondisi faktual di lapangan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas data pemilih serta mendukung tersusunnya data pemilih yang akurat, mutakhir, dan komprehensif dalam rangka persiapan menuju Pemilu tahun 2029.

Data pemilih yang berkualitas menjadi salah satu fondasi penting untuk mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas, inklusif, dan demokratis. Selain itu, Bawaslu Kota Semarang juga akan melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Anti Politik Uang di lima kecamatan yang menjadi prioritas berdasarkan hasil pemetaan kerawanan pengawasan pada pelaksanaan Pemilu dan Pilkada sebelumnya.

"Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Semarang berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menolak politik uang serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mencegah dan melaporkan dugaan pelanggaran sejak dini guna mewujudkan demokrasi yang berintegritas," katanya .

Di bidang pendidikan demokrasi, Bawaslu Kota Semarang akan menyelenggarakan program Pengawasan Partisipatif Goes to School yang menyasar sejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Semarang. Bawaslu Kota Semarang juga akan melaksanakan kegiatan Kemah Saka Adhyasta Pemilu sebagai wadah kaderisasi pengawas partisipatif bagi generasi muda.

Dalam rangka memperkuat pemahaman masyarakat mengenai aspek hukum kepemiluan, Bawaslu Kota Semarang akan menggelar Sosialisasi Literasi Hukum Pemilu dan Demokrasi bagi masyarakat umum serta mahasiswa.

"Kami berharap seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik setelah hibah dicairkan. Melalui kegiatan-kegiatan tersebut, Bawaslu Kota Semarang ingin memperkuat budaya demokrasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta membangun kesadaran kolektif dalam mengawasi setiap proses demokrasi," tutupnya.

Dukungan hibah dari Pemerintah Kota Semarang menjadi penguat bagi Bawaslu Kota Semarang untuk terus menjalankan tugas pengawasan sekaligus memberikan pendidikan demokrasi kepada masyarakat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....