Api Melalap Lahan Penimbunan Limbah Plastik di Kudus, 4 Unit Damkar Dikerahkan
- 18 Jun 2026 12:31 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus – Kebakaran terjadi di lahan penimbunan limbah plastik di Desa Singocandi, Kecamatan Kota Kudus, Rabu, 17 Juni 2026 sore. Empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api yang sempat mengancam permukiman warga di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut terjadi di lahan milik warga bernama Ridwan yang digunakan sebagai tempat penimbunan limbah plastik. Lokasi kebakaran yang berada di tengah kawasan permukiman sempat memicu kepanikan warga.
Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 14.15 WIB. Seorang warga, Nur Aini (39), mengaku mendengar suara retakan dari arah belakang rumahnya sebelum melihat kobaran api yang sudah membesar.
Saat memeriksa sumber suara, ia mendapati api melalap tumpukan limbah plastik yang mudah terbakar. Menyadari bahaya yang dapat mengancam rumah-rumah di sekitar lokasi, ia segera meminta bantuan warga lainnya.
Nur Aini kemudian membangunkan Imam Khanafi (44) yang sedang beristirahat untuk membantu melaporkan kejadian tersebut. Informasi kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas hingga akhirnya dilaporkan ke Polsek Kudus.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Kudus AKP Subkhan bersama personel piket langsung menuju lokasi kejadian. Di saat yang sama, koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran juga segera dilakukan.
Sekitar pukul 14.30 WIB, empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Armada yang diterjunkan terdiri atas dua unit Damkar BPBD Kudus, satu unit Damkar Satpol PP, dan satu unit Damkar PT Nojorono Kudus.
Petugas kepolisian bersama warga turut membantu mengamankan area sekitar kebakaran. Upaya tersebut dilakukan agar api tidak merembet ke rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Lahan yang terbakar diperkirakan seluas 450 meter persegi. Api diduga berasal dari tumpukan limbah plastik yang kemudian menjalar cepat akibat tiupan angin kencang dan membakar semak serta ranting kering di sekitarnya.
Setelah hampir dua jam dilakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan dan padam total sekitar pukul 16.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian material diperkirakan mencapai Rp10 juta.
"Alhamdulillah, berkat sinergi cepat dari semua unsur, baik Polsek, BPBD, Satpol PP, hingga Damkar PT Nojorono, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah warga. Korban jiwa nihil, dan kerugian materiil berupa limbah plastik yang terbakar ditaksir mencapai kurang lebih Rp10 juta," ujar AKP Subkhan. (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....