Ditlantas Polda Jateng Gencarkan Edukasi Tertib Lalin lewat Program MABOL

  • 07 Agt 2026 21:33 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah terus menghadirkan berbagai inovasi dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat. Tidak hanya melalui penegakan hukum, Ditlantas Polda Jateng juga mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis.

Tujuannya jelas, agar pesan keselamatan dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari anak-anak, pelajar, komunitas, hingga para mitra kepolisian.

Salah satu inovasi tersebut diwujudkan melalui program MABOL (Maen Bola). Program ini memadukan olahraga sepak bola dengan edukasi mengenai Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) dalam suasana yang santai, menyenangkan, dan interaktif.

Melalui kegiatan tersebut, personel Polantas membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyisipkan berbagai pesan keselamatan berlalu lintas. Di sela-sela pertandingan, peserta diajak memahami pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Kemudian juga menggunakan helm berstandar SNI, menghormati pengguna jalan lain, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Maesa Soegriwo, mengatakan pendekatan melalui olahraga dipilih karena mampu membangun komunikasi yang lebih efektif, khususnya dengan generasi muda.

"Melalui program MABOL, kami mengajak peserta bermain sekaligus belajar tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. Edukasi yang disampaikan dalam suasana menyenangkan akan lebih mudah diterima," tambahnya.

"Sehingga harapannya budaya disiplin di jalan dapat tertanam sejak usia dini dan berdampak pada menurunnya angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di masa mendatang," ujarnya.

Menurut Kombes Pol. Maesa, pendidikan berlalu lintas tidak harus selalu dilakukan di ruang kelas. Aktivitas olahraga menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, sportivitas, kerja sama, kepedulian, serta tanggung jawab, yang merupakan karakter penting dalam menciptakan keselamatan di jalan raya.

Program MABOL menjadi bagian dari transformasi Polantas yang semakin humanis dan adaptif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui pendekatan ini, personel kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga berperan sebagai sahabat, edukator, dan pembina masyarakat dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.

Ditlantas Polda Jawa Tengah menegaskan bahwa sosialisasi budaya tertib berlalu lintas akan terus dilakukan melalui berbagai pendekatan kreatif yang menjangkau seluruh kelompok masyarakat. Edukasi tidak hanya diberikan kepada pelajar, tetapi juga komunitas, organisasi masyarakat, instansi, hingga para pengguna jalan dari berbagai usia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....