Halo RRI, Warga Keluhkan Perilaku Pengendara Tidak Tertib di Simpang Tlogosari
- 08 Jun 2026 11:48 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang- Ramainya kondisi lalu lintas di traffic light perempatan Tlogosari, Pedurungan Kota Semarang menuai keluhan dari masyarakat. Sejumlah pengendara dinilai masih belum memiliki kesadaran untuk tertib berlalu lintas, sehingga membuat kondisi lalu lintas semakin semrawut dan membahayakan pengendara lainnya.
Salah satu warga Pedurungan, Dian mengaku kerap menemui sejumlah pengendara yang bertindak seenaknya sendiri di traffic light. Menurutnya, ada beberapa pengendara yang tidak mau bersabar menunggu lampu hijau dan menerobos saat lampu masih menyala merah.
“Pernah ketemu pengendara dari lawan arah, belum hijau tapi sudah jalan duluan. Ada juga yang tunggu di lampu merah, tapi maju banget sampai hampir ke tengah jalan,” tuturnya kepada Halo RRI melalui pesan singkat, Senin, 8 Juni 2026.
Ia berharap, pihak berwenang bisa meningkatkan pengawasan, bahkan penindakan tegas kepada para pengendara yang masih nekat melanggar lalu lintas. “ Kalau bisa ada petugas yang atur di jam sibuk supaya lebih aman,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kanitlantas Polsek Pedurungan, Iptu Darwis Budiman menjelaskan, persimpangan Tlogosari memiliki 5 arah, sehingga durasi traffic light cukup lama. Selain itu, persimpangan tersebut memang cukup ramai karena dekat pemukiman padat penduduk.
Ia mengungkapkan, saat ini seluruh personel Polsek Pedurungan telah melaksanakan Turlalin di jam kerja setiap harinya. “ Pagi hari di titik yang telah ditentukan, di jalur utama Jalan Majapahit, termasuk jalur lokal Tlogosari sudah ditempatkan personel,” katanya kepada RRI melalui keterangan tertulis.
Meski demikian, ia mengakui masih banyak titik yang belum terpenuhi karena terbatasnya personel. “Terima kasih atas masukannya, akan kita perbaiki dan evaluasi agar ke depan lebih baik dan tertib lagi,” ucapnya.
Ia menegaskan, terwujudnya ketertiban berlalu lintas juga memerlukan bantuan semua pihak, termasuk pengendara di jalan. “Kesadaran dan disiplin masyarakat sangat penting dalam mewujudkan kamseltibcarlantas dan tidak dalam budaya diawasi,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....