Perkuat Disiplin Pegawai, RSUD Tjokronegoro Purworejo Luncurkan SATRIA TJOKRO
- 06 Jun 2026 09:26 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo – Transformasi digital terus dilakukan RSUD R.A.A. Tjokronegoro Kabupaten Purworejo untuk meningkatkan kualitas tata kelola rumah sakit. Salah satu langkah terbaru diwujudkan melalui peluncuran Sistem Absensi dan Kehadiran Terintegrasi RSUD R.A.A. Tjokronegoro (SATRIA TJOKRO).
Platform digital SATRIA TJOKRO yang dirancang untuk memperkuat disiplin pegawai sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia tersebut diluncurkan di Aula RSUD R.A.A. Tjokronegoro, Kabupaten Purworejo, pada Jumat, 5 Juni 2026.
Sistem tersebut secara resmi diaktifkan oleh Kepala Bidang Pelayanan RSUD R.A.A. Tjokronegoro, Anny Retno Priastuti mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur RSUD R.A.A. Tjokronegoro.
Anny menegaskan bahwa penerapan sistem absensi berbasis digital merupakan bagian dari upaya reformasi tata kelola internal rumah sakit yang menuntut transparansi, akuntabilitas, dan kedisiplinan yang lebih baik.
Menurutnya, selama ini pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan rumah sakit telah menggunakan aplikasi SI MEGA yang dikelola BKPSDM Kabupaten Purworejo. Namun sistem tersebut belum mengakomodasi seluruh pegawai karena tenaga non-ASN masih menggunakan metode absensi manual.
"Kehadiran SATRIA TJOKRO menjadi solusi untuk menyatukan sistem pencatatan kehadiran seluruh pegawai. Dengan sistem yang terintegrasi, data kehadiran menjadi lebih akurat, mudah dipantau, dan mendukung pengambilan kebijakan manajemen secara lebih objektif," ujarnya.
Meski demikian, bagi pegawai ASN, kewajiban melakukan absensi melalui SI MEGA tetap berlaku sebagai bagian dari sistem kepegawaian Pemerintah Kabupaten Purworejo. Sementara SATRIA TJOKRO menjadi instrumen tambahan yang digunakan untuk kebutuhan manajemen internal rumah sakit.
Anny menambahkan, lebih dari sekadar aplikasi absensi, SATRIA TJOKRO dikembangkan sebagai platform layanan kepegawaian yang mendukung efisiensi administrasi dan penguatan budaya kerja profesional. "Sistem ini memungkinkan pencatatan kehadiran secara real time sekaligus menjadi salah satu indikator dalam penilaian disiplin pegawai yang berpengaruh terhadap perhitungan jasa pelayanan," ungkapnya.
Fitur yang tersedia juga mencakup pengajuan cuti secara daring, pengelolaan jadwal kerja dan shift pegawai, serta akses riwayat kehadiran yang dapat dipantau secara mandiri oleh setiap pengguna. "Melalui fitur ini, proses administrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, efisien, dan transparan," bebernya.
Anny menerangkan, dengan aplikasi tersebut kepala ruang maupun atasan langsung juga diberikan kewenangan melakukan penyesuaian jadwal kerja sesuai kebutuhan pelayanan rumah sakit."Namun perubahan hanya dapat dilakukan sebelum jadwal kerja berlangsung guna menjaga ketertiban administrasi dan akurasi data," terangnya.
Usai peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi dan simulasi penggunaan aplikasi yang dipandu Tim Teknologi Informasi RSUD R.A.A. Tjokronegoro. Para peserta mendapatkan penjelasan teknis mengenai mekanisme absensi, pengajuan cuti, hingga pengelolaan jadwal kerja melalui aplikasi tersebut.
Implementasi SATRIA TJOKRO menjadi salah satu langkah konkret RSUD R.A.A. Tjokronegoro dalam menjawab tantangan modernisasi pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga pada penguatan sistem manajemen internal. Rumah sakit menilai bahwa kualitas pelayanan kepada masyarakat sangat dipengaruhi oleh kedisiplinan, profesionalisme, dan kinerja sumber daya manusia yang menggerakkannya.
Melalui sistem baru ini, RSUD R.A.A. Tjokronegoro berharap tercipta budaya kerja yang semakin disiplin, profesional, dan akuntabel, sejalan dengan nilai organisasi "Sigap, Inovatif, Akuntabel, Profesional". Pada akhirnya, penguatan tata kelola kepegawaian tersebut diharapkan bermuara pada peningkatan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Purworejo.(Ags)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....