Puncak Perayaan Waisak di Borobudur, PLN Terapkan Sistem Kelistrikan Empat Lapis

  • 01 Jun 2026 13:58 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Magelang – PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah menerapkan sistem kelistrikan empat lapis untuk mendukung kelancaran perayaan Waisak 2026 di kawasan Candi Borobudur. Sistem tersebut disiapkan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman dan tanpa gangguan pasokan listrik.

Dukungan kelistrikan difokuskan di lokasi utama perayaan Waisak yang berlangsung pada 30–31 Mei 2026. Selain itu, PLN juga menyiagakan personel selama 24 jam untuk mengawal keandalan pasokan listrik di berbagai titik kegiatan.

General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, mengatakan sistem keandalan listrik empat lapis diterapkan di kawasan Candi Borobudur dan sekitarnya. Sistem tersebut mengombinasikan dua sumber penyulang listrik berbeda, Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas total 90 KVA, serta dukungan genset milik PLN dan penyelenggara kegiatan.

"Kami menerapkan sistem keandalan listrik empat lapis di venue Candi Borobudur dan sekitarnya, serta dukungan keandalan listrik dan personel yang bersiaga 24 jam di venue lain selama dua hari perayaan. Kami berharap saudara-saudara umat Buddha dapat merayakan Waisak dengan khidmat dan nyaman," ujar Bramantyo dalam keterangan tertulis, Senin, 1 Juni 2026.

Rangkaian perayaan Waisak meliputi prosesi dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, persembahan sarana puja di Altar Utama Candi Borobudur, meditasi Waisak, Pradaksina, hingga seremoni di Taman Lumbini. Seluruh kegiatan tersebut membutuhkan dukungan pasokan listrik yang stabil dan andal.

Selain di kawasan Borobudur, PLN juga menempatkan personel siaga di sejumlah lokasi perayaan Waisak yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Tengah. Pengamanan kelistrikan turut dilakukan di fasilitas strategis seperti kantor pemerintahan, bandara, stasiun, rumah sakit, dan fasilitas publik lainnya.

Personel PLN bertugas secara bergantian selama 24 jam untuk mengantisipasi gangguan yang berpotensi menghambat jalannya kegiatan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan layanan selama momentum keagamaan berskala besar.

Sementara itu, perwakilan panitia Waisak 2026 dari Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI), Winson Gunawan, mengapresiasi dukungan PLN terhadap kelancaran acara. Menurutnya, dukungan dari sisi kelistrikan menjadi salah satu faktor penting yang membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

"Seluruh teknis acara berlangsung lancar, termasuk dari sisi kelistrikannya. Terima kasih kepada PLN yang sudah mendukung acara kami," ungkap Winson.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....