Polisi Selidiki Penyebab Tewasnya Satu Keluarga di Kawasan Wisata Temanggung
- 29 Mei 2026 08:32 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Polres Temanggung tengah menyelidiki penemuan empat orang dalam kondisi meninggal dunia di salah satu kawasan wisata di Kabupaten Temanggung. Keempat korban diketahui merupakan satu keluarga asal Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu Komang Mahendra Deputra, didampingi Kasi Humas Iptu Endi Widodo, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 27 Mei 2026 sore. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengetahui penyebab pasti kejadian.
“Benar, telah ditemukan empat orang meninggal dunia di salah satu tempat wisata di Kabupaten Temanggung. Keempat korban merupakan satu keluarga yang berdomisili di Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang,” ujar Iptu Komang, Kamis, 28 Mei 2026
Berdasarkan identitas yang dihimpun polisi, korban masing-masing berinisial MAM (52) dan M (43). Keduanya diketahui bekerja sebagai pedagang.
Sementara dua korban lainnya merupakan pelajar berinisial AEH (17) dan BAH (21). Keempatnya diketahui tiba di area wisata pada Selasa, 26 Mei 2026 sekitar pukul 22.00 WIB.
Menurut kepolisian, rombongan keluarga tersebut datang untuk melakukan reservasi tempat. Aktivitas mereka sempat diketahui petugas kawasan wisata sebelum kejadian ditemukan.
Kecurigaan muncul pada Rabu, 27 Mei 2026 sekitar pukul 11.30 WIB saat petugas wisata bernama Zaki mendatangi lokasi. Kedatangannya bertujuan membersihkan area sekaligus mengingatkan waktu check-out.
Namun, petugas tidak mendapatkan respons dari dalam ruangan. Zaki kemudian kembali mendatangi lokasi sekitar pukul 15.45 WIB.
Karena tetap tidak ada jawaban, pintu akhirnya dibuka oleh petugas. Saat itu, keempat korban ditemukan telah meninggal dunia dalam kondisi tubuh kaku.
Mendapat laporan tersebut, Satreskrim bersama Tim Inafis Polres Temanggung langsung menuju lokasi kejadian. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Di sekitar lokasi, petugas menemukan peralatan barbeque dan sisa bahan makanan yang dibawa korban. Namun, polisi belum menyimpulkan kaitan temuan tersebut dengan penyebab kematian.
“Untuk penyebab pasti kematian korban, saat ini masih dilakukan penyelidikan mendalam oleh petugas. Saat ini, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jateng juga sedang melaksanakan pemeriksaan otopsi terhadap jenazah para korban untuk mengetahui penyebab medis kematian mereka,” ujar Iptu Komang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....