Berkurban dari Balik Jeruji, Rutan Pekalongan Sembelih 9 Kambing untuk Narapidana
- 27 Mei 2026 09:40 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Berkurban dari Balik Jeruji, Rutan Pekalongan Sembelih 9 Kambing untuk Narapidana
- Rutan Pekalongan Gelar Shalat Idul Adha 2026
RRI.CO.ID, Pekalongan - Suasana Iduladha terasa berbeda di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Pekalongan. Di balik tembok penjara, ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tetap merasakan hangatnya kebersamaan melalui penyembelihan sembilan ekor kambing kurban, Rabu, 27 Mei 2026.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Iduladha di lapangan dalam area rutan yang dipimpin Ustaz Yasir Maqosid. Setelah salat, segenap warga binaan bersama petugas rutan bahu-membahu melaksanakan penyembelihan hingga pengolahan daging kurban.
Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Nanang Adi Susanto, mengatakan momentum Iduladha menjadi salah satu hari yang paling dinanti warga binaan di tengah keterbatasan menjalani masa pidana. “Meski dalam kondisi terbatas, kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar para WBP tetap bisa merasakan kebahagiaan dan ikut terlibat langsung dalam perayaan Iduladha,” ujarnya.
Nanang menjelaskan, kegiatan kurban di Rutan Pekalongan merupakan agenda rutin tahunan. Tahun ini jumlah hewan kurban meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya tujuh ekor kambing.
Ia menjelaskan, hewan kurban berasal dari berbagai pihak. Dari Bupati Pekalongan dua ekor kambing, Wali Kota Pekalongan satu ekor, Polres Pekalongan, Kejaksaan Negeri, pegawai rutan, serta mitra Rutan Pekalongan total 9 kambing.
“Alhamdulillah tahun ini kami mendapatkan rezeki yang cukup untuk disembelih bersama WBP. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan masyarakat yang peduli serta mau berbagi dengan warga binaan,” katanya.
Kebersamaan dalam perayaan Idul Adha itu menghadirkan suasana kekeluargaan yang jarang dirasakan para penghuni rutan. Saat ini, jumlah penghuni Rutan Kelas IIA Pekalongan tercatat sebanyak 265 orang.
Selama libur Iduladha, layanan kunjungan keluarga untuk sementara ditiadakan. Layanan akan kembali dibuka pada H+1, Kamis, 28 Mei 2026.
Nanang menegaskan, kegiatan kurban bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi juga bagian dari pembinaan sosial dan spiritual bagi warga binaan. “Selain memberi kesempatan merayakan Iduladha, kegiatan ini juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di dalam rutan,” ucapnya.
Sementara itu, Ustaz Yasir Maqosid dalam khutbah Idul Adha menekankan pentingnya makna pengorbanan dan keikhlasan bagi warga binaan yang sedang menjalani masa hukuman. “Selain kurban dalam bentuk sapi atau kambing, warga binaan juga sedang menjalani makna berkurban yang sesungguhnya, yaitu menjalani hukuman atas apa yang telah diperbuat dengan ikhlas demi menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....