Ratusan Lampion Semarakkan Regata Fest 2026 di Karangjompo Pekalongan
- 24 Agt 2026 09:05 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Regata Fest 2026 dengan tema The Light of Harmoni diselenggarakan di gang 3A Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pada Minggu, 23 Agustus 2026.
- Festival tahunan ini menampilkan ratusan lampion yang menghiasi sepanjang gang, berfungsi sebagai panggung kreativitas dan ajang pembuktian kekompakan warga dan pemuda setempat.
- Rangkaian acara mencakup festival dan menghias lampion, pelepasan lampion terbang, pasar jajan gratis, stand permainan, berbagai lapak makanan dan minuman, serta spot foto untuk mengabadikan kemeriahan.
RRI.CO.ID, Pekalongan - Ratusan lampion menghiasi sepanjang gang 3A Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah dalam gelaran Regata Fest 2026 bertajuk The Light of Harmoni, Minggu, 23 Agustus 2026. Tidak sekadar pesta cahaya, festival tahunan tersebut juga menjadi panggung kreativitas sekaligus ajang pembuktian kekompakan warga dan pemuda setempat.
Rangkaian acara diisi festival dan menghias lampion, pelepasan lampion terbang, pasar jajan gratis, stand permainan, hingga berbagai lapak makanan, minuman dan mainan. Sejumlah spot foto juga disiapkan untuk warga yang ingin mengabadikan kemeriahan.
Ketua Pemuda RT 3 RW 2, Fajar Kurniawan mengatakan, Regata Fest merupakan agenda tahunan yang digelar warga. Konsep utama yang dipertahankan adalah menghias lingkungan dengan lampion dan pelepasan lampion terbang.
“Kegiatan hari ini acaranya seperti tahun-tahun kemarin. Melepaskan lampion terbang sama menghias lampion,” kata Fajar.
Di balik kemeriahan tersebut, ada kerja kolektif puluhan keluarga dan para pemuda. Wilayah RT 3 RW 2 dihuni sekitar 60 kepala keluarga. Pembuatan hingga pemasangan lampion dikerjakan secara gotong royong oleh pemuda setempat.
Tahun ini, panitia membuat sekitar 300 lampion gantung dengan anggaran mencapai Rp9 juta. Sementara untuk 450 lampion terbang, anggaran yang dikeluarkan sekitar Rp700 ribu.
Fajar menegaskan, festival tidak semata-mata ditujukan untuk hiburan, Di balik ratusan lampion yang menerangi gang, ada pesan tentang kebersamaan dan kekompakan warga.
“Dikerjakan oleh pemuda RT 3 RW 2,Tujuannya biar semua warga pada senang. Semua pemuda juga selalu kompak,” katanya.
Kemunculan ratusan lampion juga berhasil menarik perhatian warga dari luar lingkungan. Masyarakat dari Kecamatan Tirto hingga Kecamatan Wonokerto turut datang menikmati festival.
Warga RT 3 RW 2, Dias, mengatakan festival tersebut menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan. Karena hanya digelar sekali dalam setahun, warga berusaha membuat penyelenggaraan semakin meriah.
Menurutnya, keberadaan festival ini tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga menjadi momentum mempertemukan warga dalam suasana guyub. Ia berharap tradisi tersebut terus dipertahankan setiap tahun. Ia juga berharap generasi muda Gang 3A agar tidak kehilangan semangat untuk membuat kegiatan positif bagi lingkungan.
“Harapannya, semoga untuk tahun-tahun selanjutnya acara seperti ini harus ada terus. Jadi, supaya warganya bisa guyub rukun semuanya bareng-bareng,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....