Tingkatkan Kepatuhan Pajak Lewat Ijolke, PBJT Capai 36,09 Persen
- 25 Mei 2026 19:02 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang menggelar program Ijolke (Rejeki Jajan, Dolan, neng Kota Semarang) sejak 1 Maret-24 Mei 2026. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak.
Kepala Bapenda Kota Semarang, Diah Supartiningtias mencatat hingga akhir Mei realisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) mencapai 36,09 persen. Pajak itu terdiri atas makanan-minuman, tenaga listrik, jasa perhotelan, jasa parkir, kesenian dan hiburan
Ia mengatakan, target tersebut pun diyakini tercapai dengan adanya program Ijolke yang diundi di oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, Minggu 24 Mei 2026 malam di Gedung Moch Ikhsan, Balai Kota Semarang. "Kita coba tingkatkan kepatuhan wajib pajak, khususnya pajak hiburan, restoran, hotel dan parkir lewat program ini," katanya usai pengundian Ijolke.
Program ini, kata dia, dilakukan dua kali dalam setahun, dengan hadiah handphone iPhone terbaru, serta belasan Smartphone lainnya. Masyarakat hanya perlu mengupload struk belanja di website Bapenda.
"Total ada 30 ribu struk yang di upload, ada belasan hadiah menarik dengan hadiah utama iPhone 17," sebutnya. Adapun realisasi pendapatan dari PBJT sampai Mei ini mencapai 36,09 persen dari target Rp 995 miliar.
PBJT sendiri, menurutnya, menjadi penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) setelah PBB dan BPHTB. "Realisasinya sekitar 36,09 persen dari target tahun ini Rp 995 miliar. PBJT jadi pemasukan terbesar ketiga untuk PAD kota Semarang," ucapnya.
Diah menegaskan PBB menjadi salah satu bidang pajak yang paling primadona dan sudah terealisasi 33,98 persen dari target Rp 3,28 triliun. "Saat ini realisasi sudah tembus Rp 1 triliun, kami berusaha target akan tercapai, apalagi banyak program diskon yang bisa dimanfaatkan masyarakat," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....