Melintas di Genuk Kota Semarang, Puluhan Bhikku Thudong Dapat Pengawalan Polisi
- 25 Mei 2026 08:28 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Perjalanan spiritual puluhan Bhikkhu Thudong dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak 2570 BE mendapat pengawalan ketat dan humanis dari jajaran kepolisian selama melintasi wilayah Kota Semarang. Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan bertajuk Walk For Peace yang menempuh rute dari Jepara menuju Klaten tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Ada sebanyak 16 Bhikkhu Thudong bersama sekitar 50 relawan diketahui memulai perjalanan dari kawasan Candi Sima, Donorojo, Jepara, pada Rabu, 20 Mei 2026. Mereka berjalan kaki menuju Candi Sewu, Klaten, sebagai bagian dari tradisi spiritual menyambut Waisak.
Saat memasuki wilayah Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Minggu 24 Mei 2026, rombongan langsung mendapat pengawalan dari personel Polsek Genuk yang dipimpin Kapolsek Genuk Kompol Rismanto. Pengamanan dilakukan sejak perbatasan Demak–Semarang di Jalan Raya Kaligawe Km 7 hingga menuju titik persinggahan di Masjid Jami Al Falah Genuksari.
Sekitar pukul 10.57 WIB, rombongan Bhikkhu tiba di wilayah Genuk dan disambut masyarakat, tokoh agama, serta organisasi kepemudaan. Polisi bersama sekitar 100 anggota Pagar Nusa Genuk turut mengawal perjalanan rombongan selama melintasi jalur padat kendaraan di kawasan Kaligawe.
Kapolsek Genuk Kompol Rismanto mengatakan pengawalan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepolisian untuk menjamin keamanan kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan lintas daerah. “Pengamanan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama,” ujarnya.
Setelah berjalan kaki menuju Masjid Jami Al Falah Genuksari, rombongan Bhikkhu beristirahat dan mengikuti ramah tamah bersama unsur Forkompimcam, tokoh agama, dan masyarakat. Kegiatan tersebut juga dihadiri Wali Kota Semarang Dr. Wilujeng Agustina Pramestuti, serta sejumlah organisasi lintas agama dan kemasyarakatan.
Pengamanan perjalanan tidak berhenti di wilayah Genuk. Sekira pukul 14.35 WIB, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Vihara Mahabodhi dengan pengawalan gabungan dari Polrestabes Semarang, Polsek Genuk, dan Banser. Pengawalan dilakukan secara estafet hingga perbatasan Gayamsari sebelum dilanjutkan jajaran Polsek Gayamsari.
Perjalanan spiritual Walk For Peace kemudian berlanjut pada Senin, 25 Mei 2026 dari Semarang menuju Ungaran. Rombongan dijadwalkan singgah di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Vihara Tanah Putih, hingga bermalam di kawasan Vihara Gunung Kalong sebelum melanjutkan perjalanan menuju Klaten.
Tradisi Thudong sendiri merupakan perjalanan spiritual yang dijalani para Bhikkhu dengan berjalan kaki dalam kesederhanaan, disiplin, dan meditasi. Kehadiran aparat keamanan bersama masyarakat dalam mengawal perjalanan tersebut dinilai menjadi simbol kuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....