16 Ketua PAC PDI Perjuangan Purworejo Resmi Dilantik, Ada Nama Kades Aktif
- 22 Mei 2026 19:27 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Purworejo - Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo menggelar Musyawarah Anak Cabang atau Musancab serentak se-Kabupaten Purworejo di Gedung Pertemuan Jati Indah, Purworejo, pada Kamis, 21 Mei 2026.
Kegiatan tertutup itu menjadi momentum reorganisasi dan regenerasi kepengurusan partai di tingkat kecamatan untuk periode lima tahun ke depan.
Dalam Musancab tersebut, DPC PDI Perjuangan Purworejo resmi mengukuhkan jajaran Ketua Pengurus Anak Cabang di 16 kecamatan. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo yang juga Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi.
“Organisasi tentu membutuhkan reorganisasi dan regenerasi, sehingga ada pergeseran dan pergantian kepengurusan di tingkat kecamatan,” kata Dion usai kegiatan.
Ke-16 Ketua PAC yang dikukuhkan yakni Jaka Hartana untuk Kecamatan Kaligesing, Marmila untuk Bagelen, Suwarto (Kepala Desa Jatimalang) untuk Purwodadi, Alipman untuk Banyuurip, Ganang untuk Kutoarjo, dan Pamuji untuk Grabag. Selanjutnya Sucipto untuk Gebang, Rendi untuk Loano, Timbul Susilo untuk Bener, Pancolo untuk Bruno, Dimas S Aji untuk Purworejo, Sugi Handoko untuk Ngombol, Murwanto untuk Bayan, Riski untuk Kemiri, Gus Sukron untuk Butuh, serta Nirman untuk Pituruh.
Dion menjelaskan proses penjaringan calon Ketua PAC telah dimulai sejak Februari dan Maret 2026 melalui usulan dari tingkat desa dan ranting. Dari 127 nama yang masuk, 64 orang mengikuti tahapan seleksi berupa tes tertulis, Computer Assisted Test, psikotes, hingga wawancara.
“Hasil dari seluruh tahapan itu kemudian menghasilkan tiga nama di setiap kecamatan sebagai calon ketua, sekretaris, dan bendahara yang ditetapkan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah,” jelasnya.
Dion juga menekankan agar kader aktif membantu masyarakat melalui pendataan sosial dan advokasi layanan kesehatan. “Kami meminta seluruh kader untuk mendata kondisi masyarakat, termasuk rumah warga yang tidak layak huni dan kondisi ekonomi masyarakat. Kader juga harus membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, seperti penderita gagal ginjal, jantung, atau penyakit menahun lainnya,” tegasnya.
DPC PDI Perjuangan Purworejo sendiri rutin menggelar kegiatan sosial setiap tanggal 10 setiap bulan secara bergilir di kecamatan-kecamatan. Kegiatan berupa pembagian makan gratis dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Sofwan Dedy Ardyanto yang hadir dalam kegiatan itu menyebut Musancab merupakan bagian dari konsolidasi partai untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah.
“Keunggulan PDI Perjuangan adalah kekuatan barisan partai sampai tingkat desa. Karena itu, penataan struktural menjadi prioritas agar partai tetap solid dalam menjalankan agenda-agenda kepartaian,” ujarnya.
Sofwan mengapresiasi proses penjaringan dan penyaringan pengurus PAC yang berlangsung kondusif dan mengedepankan musyawarah mufakat. Menurutnya, dinamika dalam organisasi wajar terjadi, namun kali ini semua proses berjalan dewasa tanpa konflik.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menjaga soliditas partai dan aktif hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjelang agenda elektoral. “PAC dan ranting harus terlibat langsung dalam menerima dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Tugas ideologi kepartaian itu harus berjalan setiap saat, bukan hanya menjelang Pemilu 2029,” tegasnya.
Musancab tersebut dihadiri sekitar 1.700 peserta, meliputi anggota DPR RI Vita Ervina, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, anggota DPRD Kabupaten Purworejo, jajaran fungsionaris DPC, pengurus kecamatan, serta perwakilan pengurus ranting desa.(Ags)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....