Kendal Dorong Digitalisasi PAUD, Guru TK Diminta Lebih Kreatif dan Inovatif

  • 21 Mei 2026 18:58 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kendal — Pemerintah Kabupaten Kendal terus mendorong digitalisasi pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui bantuan smart board di ratusan sekolah. Seiring dengan itu, guru taman kanak-kanak (TK) juga didorong lebih inovatif dan adaptif agar pembelajaran semakin menarik tanpa meninggalkan pendidikan karakter anak.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan(Disdikbud) Kendal, Ferinando Rad Bonay pada peringatan HUT ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Kendal. Kegiatan ini digelar di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Kamis, 21 Mei 2025.

Menurut Ferinando, peningkatan kompetensi guru menjadi hal penting di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, pembelajaran modern tetap harus diimbangi dengan penguatan karakter serta jati diri bangsa sejak usia dini.

Ia berharap para guru TK dapat terus berinovasi dan kreatif dalam memberikan pembelajaran sehingga anak merasa nyaman saat belajar di sekolah. Dengan begitu, potensi anak dapat berkembang sekaligus membentuk karakter dan akhlak yang baik.

“Kami berharap, guru bisa memberikan pendidikan bagaimana rasa cinta kasih sayang terhadap sesama dipupuk dari awal. Pada saat mereka nanti menjadi pemimpin bangsa, akan punya karakter akhlak yang baik,” ucapnya.

Untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif, Pemkab Kendal secara bertahap menyalurkan bantuan smart board bagi sekolah PAUD. Pada 2025, bantuan diberikan kepada 442 sekolah PAUD, sementara pada 2026 menyasar 247 sekolah lainnya.

“Dengan smart board, harapannya agar anak-anak TK dengan pembelajaran visual akan mudah menerima pelajaran. Bisa lihat video hewan kambing, sapi dan lain-lain, atau contoh film yang bagus untuk mengembangkan karakter anak,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengurus Cabang PGRI Kabupaten Kendal, Iwan Susanto menegaskan PGRI terus mendukung peningkatan kesejahteraan dan mutu tenaga pendidik TK, baik ASN maupun non-ASN. Dukungan itu diwujudkan melalui pendampingan program pemerintah hingga penguatan kompetensi guru di tingkat taman kanak-kanak.

Tema HUT ke-76 IGTKI tahun 2026 yakni “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun”. Peringatan tersebut juga dimeriahkan Pentas Seni Gebyar Kreativitas Guru TK yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dari masing-masing kecamatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....