Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 BPS Pekalongan Diserbu Ribuan Pendaftar
- 18 Mei 2026 14:31 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Diserbu 1.826 Pendaftar, Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi BPS Kabupaten Pekalongan 2026 Membludak
RRI.CO.ID, Pekalongan – Antusiasme masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk terlibat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 membludak. Hal itu terlihat dari rekrutmen mitra statistik tambahan yang dibuka Badan Pusat Statistik Kabupaten Pekalongan yang diserbu 1.826 pendaftar hanya dalam waktu sepekan.
Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Pekalongan, Maibu Barwis Sugiharto, Senin, 18 Mei 2026 menyampaikan, apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam proses rekrutmen mitra statistik tambahan untuk Sensus Ekonomi 2026. Rekrutmen berlangsung pada 8–14 Mei 2026.
Dari total 1.826 pendaftar, sebanyak 1.419 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan tes kompetensi pada 15–16 Mei 2026. Selanjutnya, peserta juga menjalani tahapan wawancara selama dua hari pada 18–19 Mei 2026.
Lonjakan jumlah pendaftar ini dinilai menjadi sinyal tingginya minat masyarakat, khususnya generasi muda. Mereka ingin ikut terlibat dalam kegiatan statistik nasional sekaligus mencari pengalaman kerja lapangan.
Maibu menjelaskan, kebutuhan petugas Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Pekalongan mencapai 903 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 389 petugas berasal dari jalur khusus mitra KEPKA atau Mitra Statistik BPS yang direkrut berdasarkan Keputusan Kepala, sedangkan 514 petugas lainnya akan dipilih melalui jalur seleksi mitra tambahan.
Petugas yang lolos nantinya akan mulai bertugas sejak 15 Juni hingga akhir Agustus 2026. Sebelum turun ke lapangan, mereka terlebih dahulu mengikuti pelatihan intensif pada 2–11 Juni 2026.
Tingginya angka pendaftar juga menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Badan Pusat Statistik sebagai lembaga penyedia data resmi negara. Selain membuka peluang kerja sementara, kegiatan sensus dinilai memberi pengalaman penting dalam pengumpulan dan pengolahan data ekonomi masyarakat.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi salah satu agenda nasional penting untuk memotret kondisi dan perkembangan ekonomi Indonesia. Sensus Ekonomi 2026 akan menyediakan data akurat mengenai potensi usaha mikro, kecil, hingga sektor informal di daerah.
Salah satu peserta seleksi, Mufida Rizkia asal Wonopringgo, mengaku tertarik mengikuti rekrutmen karena ingin mendapatkan pengalaman baru bersama BPS Kabupaten Pekalongan. “Saya ingin menambah pengalaman dan mencoba hal baru di BPS, semoga saya bisa bergabung menjadi bagian dari Sensus Ekonomi 2026,” ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....