Duta Wisata Pekalongan Hadir Kembali usai Vakum 6 Tahun, Seleksi Kini Berbasis CAT
- 13 Mei 2026 16:50 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Seleksi Duta Wisata Kabupaten Pekalongan
- Seleksi Duta Wisata Kabupaten Pekalongan 2026 Gunakan Tes CAT, 55 Peserta Berebut Tiket Finalis
RRI.CO.ID, Pekalongan – Ajang pemilihan Duta Wisata Kabupaten Pekalongan kembali digelar setelah sempat vakum selama enam tahun. Menariknya, seleksi tahun 2026 hadir dengan sistem baru berbasis Computer Assisted Test (CAT) sebagai upaya meningkatkan kualitas calon finalis sekaligus menyesuaikan pola promosi wisata di era digital.
Sebanyak 55 peserta mengikuti tahapan seleksi yang berlangsung di Aula Setda Kabupaten Pekalongan, Rabu, 13 Mei 2026. Mereka merupakan bagian dari puluhan pendaftar yang sebelumnya mengikuti proses administrasi dan seleksi awal.
Kembalinya ajang Duta Wisata ini mendapat perhatian publik karena selama enam tahun terakhir tidak ada regenerasi duta wisata di Kabupaten Pekalongan. Pemerintah daerah pun kembali menghidupkan agenda tersebut untuk memperkuat identitas wisata lokal dan ekonomi kreatif generasi muda.
Ketua Panitia Seleksi Duta Wisata Kabupaten Pekalongan, Joyo Purnomo mengatakan, seleksi tahun ini menghadirkan sejumlah pembaruan. Selain tes kompetensi kepariwisataan berbasis CAT, peserta juga harus mengikuti tes wawancara dan unjuk bakat dengan penilaian dari lima dewan juri.
"Tahun ini yang berhasil submit secara online sebanyak 86 pendaftar. Yang ikut seleksi administrasi ada 78 peserta dan sampai seleksi hari ini ada 55 pendaftar," katanya.
Menurut Joyo, penggunaan sistem CAT menjadi terobosan baru agar proses seleksi lebih transparan dan mampu mengukur kompetensi peserta secara objektif. Hal itu sekaligus menjadi langkah meningkatkan kualitas calon duta wisata Kabupaten Pekalongan.
Peserta asal Kecamatan Kesesi, Naya Divani Arifin mengaku terkesan dengan proses seleksi yang dinilainya berjalan profesional. Ia menyebut para juri yang terlibat sangat kompeten dan memberikan pengalaman baru bagi peserta.
"Ini merupakan pertama kalinya saya mengikuti ajang duta pariwisata. Harapannya bisa masuk sepuluh besar dan menjadi finalis duta wisata Kabupaten Pekalongan 2026," ucapnya.
Peserta asal Kedungwuni, Arya Atmajaya berharap ajang tersebut mampu melahirkan duta wisata yang adaptif terhadap pola promosi modern. "Tidak cukup hanya tampil di panggung acara formal, tetapi juga aktif membangun citra wisata daerah Kabupaten Pekalongan melalui platform digital yang dekat dengan generasi muda," katanya.
Melalui kebangkitan kembali ajang Duta Wisata ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan diharapkan mampu memperkuat citra pariwisata daerah. Selain itu, juga mampu melahirkan generasi muda yang siap menjadi wajah promosi wisata lokal di tengah perkembangan teknologi digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....