Investasi Domestik di Pekalongan Melonjak 601 Persen, Tertinggi di Jateng

  • 12 Mei 2026 15:47 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • PMDN Kabupaten Pekalongan Melonjak 601 Persen, Tertinggi di Jawa Tengah

RRI.CO.ID, Pekalongan - Kabupaten Pekalongan mencatat lonjakan Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar 601 persen, hingga menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah sepanjang 2025. Capaian fantastis itu mengantarkan Pemerintah Kabupaten Pekalongan meraih penghargaan bergengsi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan Sukirman. Penyerahan penghargaan dilaksanakan dalam ajang Central Java Investment Business Forum dan UMKM Gayeng 2026 di PO Hotel Semarang, Senin, 11 Mei 2026.

Disampaikan Ahmad Luthfi, berdasarkan data Laporan Kegiatan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI Tahun 2025, realisasi investasi PMDN Kabupaten Pekalongan melonjak drastis dari Rp61,4 miliar pada 2024 menjadi Rp431 miliar pada 2025. Angka tersebut tumbuh hingga 601,72 persen dan menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah.

"Capaian Kabupaten Pekalongan bahkan jauh melampaui daerah lain. Kabupaten Temanggung hanya mencatat pertumbuhan 167,68 persen, Kota Salatiga 160,67 persen, Kabupaten Blora 115,36 persen, dan Kabupaten Magelang 101,23 persen," jelasnya.

Sementara itu, Plt. Bupati Pekalongan, Sukirman menyebut penghargaan tersebut menjadi dorongan besar bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat sektor ekonomi kerakyatan, khususnya UMKM. “Alhamdulillah, kami mendapatkan penghargaan ini. Tentu ini menjadi spirit bagi kami untuk terus meningkatkan peran UKM dan UMKM dalam menumbuhkembangkan perekonomian yang ada di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.

Ia menilai capaian investasi tersebut tidak lepas dari kontribusi pelaku usaha dan UMKM yang terus berkembang di Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, sektor UMKM terbukti mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah sekaligus menarik minat investasi domestik.

Pemkab Pekalongan berharap penghargaan ini menjadi momentum untuk memperkuat iklim investasi yang sehat dan kompetitif. Selain itu, juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....