Disbudparekraf Jateng Dorong Pelaku Ekraf Berinovasi Ciptakan Lapangan Kerja
- 11 Mei 2026 15:14 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: Kabid Ekraf Disbudparekraf Provinsi Jateng, Sarido Maksudi mendorong para organisasi perangkat daerah (OPD), pegiat, dan pelaku ekonomi kreatif di Jawa Tengah untuk terus menghadirkan inovasi dan terobosan baru yang mampu membuka lapangan kerja serta memperkuat ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikan Sarido dalam rapat dengar pendapat yang digelar di Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah secara luring dan daring, Selasa 11 Mei 2026.
Menurutnya, ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan memberikan manfaat tidak hanya bagi pelaku usaha itu sendiri, tetapi juga bagi masyarakat luas. “Ekonomi kreatif ini bisa tumbuh dan berkembang bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga memberikan manfaat bagi orang lain. Dan ini tidak hanya milik anak muda, tapi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Sarido menilai, Jawa Tengah memiliki peluang besar untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif. Apalagi saat ini pemerintah provinsi telah memiliki regulasi pendukung berupa perda, pergub, hingga keberadaan Komite Ekonomi Kreatif yang dinilai mampu memperkuat ekosistem industri kreatif di daerah.
Selain itu, posisi Jawa Tengah sebagai salah satu daerah tujuan investasi dinilai menjadi peluang yang harus dimanfaatkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif. Di tengah kondisi geopolitik global yang berdampak pada dunia usaha dan sektor ekonomi, Sarido meminta para pegiat ekonomi kreatif untuk tetap adaptif dan mampu menghadirkan kreativitas baru agar tetap bertahan dan berkembang.
“Oleh karena itu, para OPD, pegiat, dan pelaku ekraf di Jawa Tengah harus mampu mencari terobosan baru. Kreativitas harus terus didorong agar para pelaku ekonomi kreatif bisa tetap eksis,” katanya.
Ia juga mengapresiasi keberadaan Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah yang dinilai konsisten mengawal berbagai program strategis pengembangan ekonomi kreatif di Jawa Tengah. Menurutnya, komite tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan 17 subsektor ekonomi kreatif di daerah.
Sementara itu, Wakil Ketua Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah, Bambang Supradono mengatakan, komite hadir untuk membangun ekosistem ekonomi kreatif yang mampu menciptakan lapangan kerja, khususnya bagi usia produktif di tengah bonus demografi yang dimiliki Jawa Tengah.
Ia menambahkan, pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga harus mampu menumbuhkan kepedulian sosial dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Berbagai program seperti “Jateng Creative Festival” dan “Semarak KaTa Kreatif” pun terus digelar di berbagai daerah di Jawa Tengah sebagai upaya memperluas dampak ekonomi kreatif hingga ke kabupaten dan kota.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....