Cegah Halinar, Lapas Semarang Gandeng TNI-Polri Geledah Kamar Warga Binaan

  • 08 Mei 2026 15:40 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggandeng personel TNI dan Polri dalam pelaksanaan penggeledahan kamar hunian warga binaan, Jumat 8 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat komitmen pemberantasan handphone ilegal, narkoba, dan penipuan (Halinar) di lingkungan lapas.

Penggeledahan dimulai pukul 10.00 WIB dengan menyasar Blok C kamar 1 hingga kamar 21. Kegiatan dipimpin langsung Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), serta Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban.

Selain jajaran pengamanan lapas, kegiatan juga melibatkan staf kamtib, regu pengamanan, Patnal Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, serta personel TNI dan Polri. Petugas melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar hunian dan barang milik warga binaan dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan profesionalisme.

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan barang-barang terlarang di dalam kamar hunian warga binaan. Hasil tersebut menunjukkan pengawasan dan pengendalian keamanan di Lapas Kelas I Semarang berjalan dengan baik dan konsisten.

Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, mengatakan penggeledahan rutin menjadi bagian dari langkah preventif untuk menutup celah masuknya barang terlarang ke dalam lapas. “Penggeledahan ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus bentuk komitmen kami dalam mewujudkan lingkungan lapas yang aman, tertib, dan bersih dari handphone ilegal, narkoba, maupun berbagai bentuk pelanggaran lainnya,” ujar Ahmad Tohari.

Ia menambahkan, sinergi bersama TNI dan Polri menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan serta menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas. Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan implementasi dari ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan yang sebelumnya dilaksanakan jajaran pemasyarakatan secara serentak.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Akan tetapi, menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas, memperkuat pengawasan, dan menutup segala celah terhadap masuknya handphone ilegal, narkoba, maupun praktik penipuan di dalam lapas,” katanya.

Selain penggeledahan kamar hunian, Lapas Semarang juga terus melakukan langkah preventif lain, seperti tes urine dan penguatan koordinasi bersama aparat penegak hukum. Hal itu guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....