Ancam Ekosistem, Ikan Sapu-Sapu Dibersihkan Massal dari Saluran Air di Batang
- 07 Mei 2026 14:13 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Batang — Dinas Kelautan dan Perikanan(Dislutkan) Kabupaten Batang bersama sejumlah instansi dan pegiat lingkungan melakukan pembersihan massal ikan sapu-sapu di saluran gorong-gorong sepanjang Jalan A Yani, Kamis, 7 Mei 2026. Pembersihan dilakukan karena ikan tersebut dinilai mengancam ekosistem sungai dan lingkungan sekitar.
Petugas gabungan terlihat menyisir saluran air untuk menangkap ikan sapu-sapu yang berkembang cukup banyak di kawasan tersebut. Selain membersihkan ikan predator, petugas juga mengangkat sampah yang menyumbat gorong-gorong.
Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Batang, Hermanto, mengatakan keberadaan ikan sapu-sapu dapat merusak keseimbangan ekosistem dan membahayakan struktur saluran air. “Kalau dibiarkan bisa menimbulkan kerusakan tanah maupun saluran gorong-gorong dan ikan yang di dalamnya juga ikut dimangsa,” ujarnya saat memantau kegiatan di Jalan A Yani.
Pembersihan dilakukan bersama sejumlah pihak. Di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, DPUPR, TNI AL, Satpolairud, PMI, serta pegiat lingkungan dari komunitas Racika Palm.
Anggota Racika Palm, Suwung, mendukung langkah pembersihan tersebut karena ikan sapu-sapu dikhawatirkan mengganggu keanekaragaman hayati di sungai jika terus berkembang biak. “Semoga dengan dibersihkannya ikan sapu-sapu dari saluran air bisa mengembalikan keanekaragaman hayati di seluruh aliran sungai,” katanya.
Berdasarkan pengamatan tim di lapangan, ikan sapu-sapu banyak bergerak di aliran bendungan dan saluran air perkotaan. Oleh karena itu, pembersihan akan dilanjutkan ke kawasan kompleks kantor bupati hingga area bendungan.
Setelah berhasil dijaring, ikan sapu-sapu tidak dimusnahkan begitu saja. Sebagian hasil tangkapan diolah menjadi bahan pakan ikan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....