Wali Kota Salatiga Gandeng Bidan, Percepat Layanan Akta Kelahiran
- 05 Mei 2026 00:27 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Salatiga – Pemerintah Kota Salatiga terus berinovasi dalam mempercepat cakupan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) dengan menggandeng para bidan sebagai ujung tombak pelaporan. Langkah strategis ini diambil guna memastikan setiap anak yang lahir di Salatiga langsung mendapatkan hak konstitusionalnya berupa akta kelahiran tanpa menunda-nunda.
Dalam kegiatan Sosialisasi Adminduk bagi bidan praktik mandiri di Ballroom Hotel Grand Wahid, Senin (4/5/2026), Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, Sp.OG., menekankan bahwa peran bidan sangat vital karena mereka adalah pihak pertama yang mengetahui peristiwa kelahiran.
“Akta kelahiran itu hak konstitusional pertama bagi setiap anak Indonesia sebagai bukti identitas diri. Jadi, jangan sampai kita mengabaikan kepentingannya. Mari kita bantu anak-anak ini memperoleh identitasnya sejak awal,” ujar dr. Robby saat memberikan arahan kepada para bidan.
Menariknya, percepatan layanan ini juga dikolaborasikan dengan misi lingkungan melalui program Salatiga Sejuta Anggrek. Wali Kota mendorong agar setiap kelahiran anak dibarengi dengan pemberian satu bibit anggrek sebagai simbol pertumbuhan dan kepedulian lingkungan sejak dini.
“Kita ingin menanamkan nilai karakter pada anak lewat bunga anggrek. Harapannya, mereka tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang membanggakan, sama seperti anggrek yang kalau mekar itu sangat indah dipandang,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil Disdukcapil Kota Salatiga, Muh. Adrik Sudhiro, menilai pemutakhiran data di tingkat bidan akan sangat meningkatkan kualitas layanan publik. Ia berharap para bidan tidak hanya mahir secara medis, tetapi juga melek administrasi kependudukan yang dinamis.
“Tujuan kita jelas, menambah pengetahuan para bidan mengenai aturan Adminduk yang paling baru. Kalau bidannya paham, proses pengurusan akta jadi lebih cepat dan masyarakat sangat terbantu,” jelas Adrik menanggapi kegiatan sosialisasi tersebut.
Melalui sinergi antara Disdukcapil, BPJS, dan para praktisi kebidanan ini, Kota Salatiga optimistis dapat menciptakan sistem pencatatan sipil yang lebih responsif sekaligus mewujudkan kota yang lebih asri dengan gerakan menanam anggrek di setiap momen kelahiran. (eka)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....