Kota Semarang Raih Dua Penghargaan di Hari Otonomi Daerah

  • 27 Apr 2026 18:36 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Upaya perbaikan kinerja yang terus dilakukan Pemerintah Kota Semarang di bawah kepemimpinan Wali Kota Agustina Wilujeng dan wakilnya, Iswar Aminuddin membuahkan hasil nyata. Pada Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026, Kota Semarang berhasil meraih dua penghargaan sekaligus di tingkat provinsi dan nasional.

Penghargaan tersebut diterima dalam dua momentum berbeda. Pada tingkat Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang meraih peringkat Terbaik II Penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) kategori kota dengan skor 98,49 dalam Upacara Hari Otonomi Daerah di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Senin 27 April 2026.

Sementara di tingkat nasional, Kota Semarang sukses meraih penghargaan Prestasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dengan skor 3,5709 dan menyandang status Kinerja Tinggi berdasarkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 Penghargaan itu diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Jakarta.

Capaian ini mencerminkan lonjakan kinerja yang signifikan. Berdasarkan hasil EPPD nasional, Kota Semarang kini menempati peringkat 10 besar kota terbaik secara nasional dengan status kinerja tinggi.

Sebelumnya, pada evaluasi tahun 2024, Kota Semarang masih berada di peringkat 27 dengan skor 3,2962 dan berpredikat sedang. Dalam satu tahun, terjadi peningkatan nyata baik dari sisi skor maupun status kinerja.

Hal ini menunjukkan keberhasilan langkah konsolidasi, pembenahan tata kelola, serta penguatan fokus pada pelayanan dasar yang dilakukan sepanjang tahun 2025 Hal itu merupakan tahun pertama kepemimpinan Agustina Wilujeng.

Wali kota menyampaikan, capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah dengan dukungan masyarakat. Otonomi daerah harus mampu menghadirkan manfaat langsung bagi warga.

“Peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum bagi kita semua untuk memperkokoh komitmen dan peran kita dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya dalam Upacara Hari Otonomi Daerah di Halaman Balaikota Semarang, Senin 27 April 2026.

Pihaknya juga menambahkan, otonomi daerah adalah instrumen dalam mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat pelayanan publik. Selain itu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Agustina berkomitmen untuk terus menjaga tren positif kinerja melalui inovasi, penguatan birokrasi berbasis hasil, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....