Gus Yasin Dorong Nilai-nilai Pesantren Tetap Hidup di Tengah Masyarakat

  • 27 Apr 2026 12:04 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Magelang — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen atau Gus Yasin menegaskan alumni pesantren harus menjaga nilai dan tradisi keilmuan dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting di tengah perkembangan zaman.

Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Halalbihalal Alumni Lintas Pesantren se-Kabupaten Magelang di Pondok Pesantren API ASRI Syubbanul Wathon, Minggu, 26 April 2026. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan jejaring antaralumni pesantren.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin tersebut menekankan pentingnya menjaga sanad atau silsilah keilmuan. Menurutnya, sanad tidak hanya menjadi legitimasi ilmu, tetapi juga membentuk karakter santri yang beradab.

Ia mengingatkan para alumni untuk tetap menjaga hubungan dengan para guru. Nilai-nilai yang ditanamkan selama di pesantren harus terus dijaga sebagai bagian dari keberlanjutan tradisi keilmuan.

"Saya diajarkan, meskipun tidak selalu sependapat, jangan sampai kehilangan rasa hormat kepada ahli ilmu. Yang kita hormati adalah ilmunya, bukan sekadar pendapatnya,” tuturnya.

Gus Yasin juga mengapresiasi terselenggaranya pertemuan lintas alumni pesantren. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo, Muhammad Yusuf Chudlori, menegaskan halalbihalal bukan sekadar ajang berkumpul. Kegiatan ini juga menjadi upaya menjaga ruh pesantren di tengah kehidupan modern.

Ia menilai tantangan saat ini tidak hanya bersifat lahiriah, tetapi juga menyangkut penjagaan nilai spiritual. "Jangan sampai justru para santri atau alumninya yang tidak bisa menjaga itu,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....