Bank Sampah Induk Kendal Gerakkan Ibu-ibu Tanam Bibit Pohon Buah dan Sayuran
- 23 Apr 2026 08:54 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kendal - Bank Sampah Induk (BSI) Kendal menggerakkan ibu-ibu untuk menanam pohon buah dan sayur-sayuran pada momen Hari Bumi yang diperingati tiap 22 April. Gerakan ini dengan memberikan bantuan bibit pohon buah dan bibit sayuran-sayuran.
Gerakan penanaman pohon memperingati Hari Bumi dilakukan di wisata air Langen Nirwana pada Rabu, 22 April 2026. Bupati Kendal Dyah Kartika mengawali penanaman pohon mangga dan diikuti para relawan serta anak-anak sekolah.
Kepala Bank Sampah Induk Kendal, Nunu Sarah Zenubia mengatakan, bantuan bibit dalam rangka Hari Bumi berasal dari CSR PT Pegadaian Kanwil XI Jateng DIY. Jumlahnya 400 bibit pohon, terdiri dari 100 bibit buah dan 300 bibit sayuran.
"Jenisnya ada bibit mangga kyoujay, mangga okyong, dan mangga manalagi. Ada kelengkeng new kristal, alpukat miji, jeruk lemon, bibit sayur pakcoy, cabe galak dan terong ungu," jelasnya.
Nunu mengatakan, bantuan bibit pohon ini disebar ke seluruh kecamatan, ada juga yang ditanam di Taman Langen Nirwana sebanyak 20 bibit buah dan 100 bibit sayuran. "Untuk masing-masing kecamatan mendapatkan 4 bibit buah dan 10 bibit sayuran," jelasnya.
Lebih lanjut, Nunu mengatakan, peringatan Hari Bumi bertema "Menanam Pohon untuk Kehidupan Generasi Emas", merupakan bentuk komitmen yang nyata dalam menjaga lingkungan, mengurangi dampak perubahan iklim dan mencegah bencana. Pasalnya, pohon memiliki peran vital dalam menyerap karbondioksida, menghasilkan oksigen dan menjaga keseimbangan ekosistem.
"Penanaman pohon di wisata air Langen Nirwana, selain untuk melestarikan lingkungan, juga untuk daya tarik wisata, terutama edukasi yang sudah berjalan, seperti memilah sampah menjadi saldo tabungan emas di Pegadaian. Di sini juga ada kerajinan gerabah yang sudah hampir punah," katanya.
Pemimpin PT Pegadaian Kantor Wilayah XI Jateng dan DIY, M. Aries Aviani mengatakan, kolaborasi bersama Bank Sampah Induk Kendal ini menjadi upaya menjaga bumi agar terjaga kelestariannya. "Bumi ini merupakan titipan yang harus dipelihara dengan baik, agar bisa dinikmati generasi penerus," ujarnya. (FR)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....