Dana Bantuan Puso Cair, Harapan Petani Kabupaten Pati Kembali Pulih

  • 21 Apr 2026 16:49 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Dana Stimulan Petani

RRI.CO.ID, Pati — Pemerintah menyalurkan bantuan stimulan gagal panen atau puso kepada ribuan petani terdampak banjir di Kabupaten Pati. Bantuan ini diharapkan mempercepat pemulihan sektor pertanian sekaligus mendorong harapan bagi petani untuk kembali memulai masa tanam.

Pelaksana Tugas(Plt.) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra memastikan bantuan sebesar Rp15 miliar telah disalurkan kepada sekitar 6.700 petani. Penyaluran difokuskan pada empat kecamatan terdampak, yakni Pati, Sukolilo, Jakenan, dan Kayen.

“Bantuan ini sempat dicoret, namun akhirnya bisa direalisasikan untuk ribuan petani di Kabupaten Pati. Penyaluran sudah sesuai data sehingga petani bisa segera memulai kembali proses tanam berikutnya,” ujar Risma usai penyerahan bantuan kepada 89 kelompok tani di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa, 21 April 2026.

Menurutnya, bantuan ini tidak hanya untuk mengganti kerugian akibat gagal panen. Program tersebut juga dirancang agar siklus tanam dapat berjalan kembali sehingga produksi pangan tetap terjaga.

Pemerintah daerah menilai bantuan tersebut sebagai langkah strategis menjaga stabilitas produksi pangan. Pendampingan lanjutan juga disiapkan agar petani lebih siap menghadapi risiko bencana pada musim tanam berikutnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI Sri Wulan menyebut pencairan bantuan merupakan hasil advokasi terhadap hak petani. Ia menegaskan, komunikasi intensif dengan pemerintah pusat membuka jalan realisasi bantuan yang sebelumnya hampir dibatalkan sepenuhnya.

“Kami perjuangkan agar bantuan ini diproses ulang karena merupakan hak petani yang sempat tertunda. Ini menjadi penguat bagi petani untuk bangkit dan kembali menggerakkan sektor pertanian daerah,” ungkapnya.

Kepala Desa Wegil, Kecamatan Sukolilo, Heri Triyanto menyebut bantuan sangat membantu pemenuhan kebutuhan pascabencana. Di tingkat desa, bantuan ini dirasakan langsung manfaatnya oleh para petani.

“Bantuan ini sangat berarti. Dapat digunakan memenuhi kebutuhan keluarga setelah mengalami gagal panen,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....