Halalbihalal, Ikatan Guru RA di Batang Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

  • 16 Apr 2026 12:29 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Batang – Guru Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Batang berkumpul dalam kegiatan halalbihalal yang digelar Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) di Kecamatan Tersono, Rabu, 15 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mendorong penguatan pendidikan anak usia dini.

Acara diawali dengan santunan anak yatim bagi anak guru RA serta penyerahan piagam dan penghargaan kepada peserta lomba GernasCintaqu 3. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Batang M Faiz Kurniawan, IGTKI, IGABA, seluruh guru RA, serta tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan dukungan nyata terhadap kemajuan pendidikan anak usia dini berbasis keagamaan. Sinergi lintas pihak dinilai penting untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan RA di Kabupaten Batang.

Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengapresiasi dedikasi para guru RA dalam membentuk karakter generasi muda. Ia juga memberikan penghargaan kepada guru RA dengan masa pengabdian selama 37 tahun.

Faiz menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia yang mencakup pengetahuan, daya saing, karakter, dan keterampilan sosial. Hal tersebut dinilai penting untuk menunjang kehidupan bermasyarakat di masa depan.

Ketua PD IGRA Batang, Nur Khanah, menyampaikan, halalbihalal menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antaranggota dan sarana memperkuat solidaritas dalam keluarga besar IGRA. "Semoga kegiatan ini semangat kebersamaan dan keikhlasan dalam mendidik anak usia dini semakin tumbuh sehingga dapat memberikan yang terbaik bagi anak-anak didik kita,” ucapnya.

Acara ini menghadirkan dua narasumber, yakni Kyai Syaridin Ahmad dan Ning Dina Arfi Arina Zulfa. Keduanya memberikan tausiyah dan motivasi kepada para peserta yang hadir.

Dalam tausiyahnya, Kyai Syaridin Ahmad mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen halalbihalal sebagai sarana membersihkan hati, memperkuat ukhuwah islamiyah."Ini menjadi sarana meningkatkan keikhlasan dalam mengabdi sebagai pendidik," ungkapnya.

Sementara itu, Ning Dina Arfi Arina Zulfa mengajak para guru untuk terus berinovasi dalam pembelajaran. Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai karakter sejak usia dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....