Masyarakat Bisa Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis di HUT Kota Semarang

  • 15 Apr 2026 19:57 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Kesehatan Kota Semarang menyelenggarakan Program Kesehatan Gratis. Hal ini sebagai "Kado Hebat" yang ditelah disiapkan untuk masyarakat dalam rangka Hari Jadi ke- 479 Kota Semarang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang M Abdul Hakam mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan secara kolaboratif bersama fasilitas pelayanan kesehatan. Adapun Layanan Kesehatan yang berikan seperti scaling gigi gratis hingga skrining kanker leher rahim.

“Pelayanan scaling gigi gratis mulai 13 April dan akan berlangsung hingga 18 April, kemudian akan dilanjutkan kembali pada awal Mei selama satu pekan,” katanya, Rabu 15 April 2026.

Hakam menyebutkan, layanan kesehatan di gelar di 40 puskesmas dan 2 rumah sakit umum daerah, dengan kuota layanan terbatas setiap harinya. "Kuota layanan scaling gigi gratis hanya sekitar lima orang setiap harinya. Masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan tersebut," ucapnya.

Tak hanya layanan kesehatan gigi, skrining kanker leher rahim dengan metode HPV DNA juga disediakan Dinkes guna mendeteksi potensi gangguan pada leher rahim. Adapun kuota skrining kanker leher rahim mencapai sekitar 10.000 peserta yang tersebar di berbagai fasilitas kesehatan.

“Kami menyediakan kuota sekitar 10 ribu pemeriksaan HPV DNA yang tersebar di 40 puskesmas. Ini penting sebagai skrining awal untuk mendeteksi potensi kanker leher rahim sejak dini,” katanya.

Apabila ditemukan hasil positif, kata dia, akan segera dilakukan pelayanan lanjutan di puskesmas atau rujukan ke rumah sakit.

Namun, masyarakat diminta tidak panik apabila hasil pemeriksaan menunjukkan indikasi awal.

“Kalau hasilnya positif, belum tentu keganasan. Bisa saja hanya peradangan yang masih bisa kita obati. Justru dengan skrining ini kita bisa mencegah kondisi menjadi lebih parah,” ucapnya.

Dinkes juga menyediakan layanan deteksi tuberkolosis (TBC) melalui foto rontgen dada menggunakan perangkat X-ray portabel di sejumlah puskesmas. Layanan ini difokuskan di enam puskesmas di antaranya wilayah Ngaliyan, Gunungpati, Bandarharjo, Bangetayu, dan Kedungmundu.

"Kasus TBC saat ini banyak yang tidak bergejala. Tiba-tiba berat badan turun, itu harus kita waspadai. Karena itu kami lakukan skrining aktif di beberapa wilayah,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....