BPS Turun Gunung, Ungkap Wajah Asli Desa di Pekalongan lewat Pendataan
- 15 Apr 2026 16:51 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Turun Gunung! BPS Kuliti Data Kelurahan dari Fasilitas hingga Sektor Ekonomi
- Sensus Ekonomi 2026
RRI.CO.ID, Pekalongan – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekalongan mulai melakukan pendataan potensi desa dan kelurahan tahun 2026 untuk mengungkap kondisi riil di lapangan. Melalui langkah ini, BPS berupaya menampilkan “wajah asli” setiap wilayah sebagai dasar kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kepala BPS Kota Pekalongan, Hayu Wuranti, mengatakan pendataan akan dilaksanakan mulai pertengahan April hingga Mei 2026. Fokus utama kegiatan ini berada di tingkat kelurahan dengan cakupan data yang menyeluruh.
“Semua akan kita data. Mulai dari fasilitas pendidikan, kesehatan, sampai potensi ekonomi di masing-masing wilayah,” ujarnya, Rabu, 15 April 2026.
Menurutnya, setiap kelurahan memiliki karakter dan potensi ekonomi yang berbeda. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya tergambar dalam data makro yang selama ini digunakan.
“Setiap kelurahan punya potensi masing-masing. Ini yang akan kita gali lebih dalam, termasuk sektor ekonomi dominan di wilayah tersebut,” katanya.
Untuk memastikan akurasi data, BPS melibatkan mitra statistik yang telah mendapatkan pelatihan khusus. Setiap kecamatan akan ditangani satu petugas yang melakukan pendataan langsung dengan pengawasan dari pegawai BPS.
Pendekatan ini dilakukan agar data yang diperoleh tidak hanya bersifat administratif. Hasil pendataan diharapkan benar-benar mencerminkan kondisi nyata di masyarakat.
Pendataan ditargetkan rampung dalam waktu satu bulan. Dengan demikian, hasilnya dapat segera dimanfaatkan oleh pemerintah daerah sebagai dasar perumusan kebijakan.
“Ini penting untuk mendorong kebijakan berbasis data. Bukan asumsi,” ucapnya.
Program ini juga menjadi bagian dari penguatan Desa/Kelurahan Cinta Statistik (Cantik). Melalui program tersebut, literasi dan pemanfaatan data di tingkat lokal diharapkan semakin meningkat.
“Harapannya, pembangunan bisa lebih tepat sasaran dan merata. Sesuai kebutuhan riil masyarakat,” ujar Hayu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....