Pria Asal Jakarta Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Kondisinya Mengenaskan
- 15 Apr 2026 06:39 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus - Warga Kelurahan Mlatinorowito, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus mendadak gempar pada Selasa sore, 14 April 2026. Penghuni rumah kos Indera Putra (45), ditemukan meninggal di dalam kamarnya dalam kondisi yang mengenaskan.
Kondisi tubuh korban yang merupakan wiraswastawan asal Cilincing, Jakarta Utara ini sudah melewati fase pembusukan. Selama ini, Indera sedang merantau dan bekerja di Kudus.
Penemuan jasad ini bermula sekitar pukul 16.30 WIB. Saksi Tri Hartini (58), yang baru saja menempati kos tersebut sehari sebelumnya.
Dia merasa terganggu dengan aroma tak sedap yang menyerupai bau bangkai dari arah lantai dua. Curiga dengan bau tersebut, ia meminta saksi lain, Fahrizal (19), untuk mengecek ke lantai atas.
Alangkah terkejutnya mereka saat menemukan korban sudah terbujur kaku di dalam kamarnya. Kondisi jasad yang sudah mengalami pembusukan lanjut dan mulai menjadi kerangka menandakan korban sudah meninggal dalam waktu yang cukup lama.
Pemilik kos, Agus Budiono, segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat yang kemudian diteruskan ke Polsek Kudus Kota dan Tim Inafis Polres Kudus. Mendapat laporan itu personel Polsek Kudus Kota yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Subkhan, bersama Tim Inafis dan tim medis dari UPT Puskesmas Rendeng tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh dr. Forfa Haman Bahjah dan dr. Fathya Puspa Raini dari Puskesmas Rendeng, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan atau keterlibatan pihak ketiga pada tubuh korban. Di lokasi kejadian ditemukan obat hipertensi (Propanolol). Tim medis menduga kuat korban meninggal akibat gagal fungsi jantung atau serangan jantung.
Mengingat kondisi fisik jasad, korban diperkirakan telah meninggal dunia dalam rentang waktu 3 minggu hingga lebih dari satu bulan tanpa diketahui orang lain. Lantaran korban tinggal sendirian di tanah rantau, keberadaannya yang sudah meninggal berminggu-minggu baru terdeteksi setelah aromanya menyengat.
Setelah proses olah TKP selesai, jenazah korban dievakuasi oleh tim BPBD Kabupaten Kudus menuju RSUD dr. Loekmono Hadi untuk dilakukan proses pembersihan dan pengkafanan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....