HUT ke-479 Kota Semarang, Pemkot Fokus Pelayanan Berdampak ke Masyarakat

  • 14 Apr 2026 19:23 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang resmi membuka rangkaian kegiatan menyambut Hari Jadi Kota Semarang (HJKS). Kegiatan yang digelar Pemkot dipusatkan di Balai Kota, Selasa 14 April 2026 pagi.

Pembukaan ini dirangkai bersama sejumlah agenda, mulai dari fisheries expo, sarasehan, hingga lomba masak ikan sebagai bagian dari strategi efisiensi dan integrasi program. Melalui momentum ini, warga Kota Semarang langsung mendapatkan berbagai layanan gratis mulai dari transportasi, kesehatan, hingga akses pendidikan.

Program tersebut menjadi langkah konkret Pemerintah Kota Semarang agar peringatan hari jadi memberi manfaat nyata sejak awal rangkaian kegiatan. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan, pendekatan peringatan tahun ini dirancang berbeda dengan menekankan efisiensi serta penguatan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Tahun ini kita memilih pendekatan yang lebih efisien. Perayaan tidak difokuskan pada kegiatan seremonial besar, tetapi diarahkan menjadi gerakan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, peringatan Hari Jadi Kota Semarang diwujudkan dalam bentuk kado yang langsung dirasakan masyarakat. “Intinya, peringatan hari jadi ini kita wujudkan sebagai gerakan bersama. Peduli lingkungan, peduli pendidikan, dan menghadirkan layanan publik yang lebih terjangkau bagi masyarakat,” tambahnya.

Agustina berharap seluruh rangkaian peringatan dapat memperkuat kesejahteraan masyarakat Kota Semarang. “Kesejahteraan itu berarti masyarakat merasa aman, tenteram, dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik di Kota Semarang,” katanya.

Menurut dia, sejumlah layanan disiapkan untuk menjangkau kebutuhan dasar warga. Di sektor transportasi, Dinas Perhubungan menghadirkan layanan BRT gratis pada jam tertentu, disertai pembagian susu dan roti bagi penumpang pagi hari mulai 1 hingga 5 Mei 2026 di sejumlah titik keberangkatan.

“Warga Kota Semarang yang menggunakan BRT pada pagi hari dari halte Simpang Lima, halte Pemuda, maupun Terminal Cangkiran akan mendapatkan susu dan roti gratis,” ujar Kepala Dinas Perhubungan, Danang Kurniawan. Di bidang kesehatan, Dinas Kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan gratis berupa scaling gigi serta skrining kesehatan perempuan.

Ia mengatakan, pemeriksaan gratis itu dilaksanakan pada 13–18 April 2026 di puskesmas dan sejumlah rumah sakit, dengan kuota ribuan layanan pemeriksaan. Di sektor pendidikan, Pemerintah Kota Semarang juga memperluas akses melalui program 133 sekolah swasta gratis dan program homeschooling bagi anak berkebutuhan khusus yang belum bersekolah.

Pihaknya mengungkapkan, penguatan ekonomi lokal turut menjadi bagian penting dalam kick-off ini. Melalui fisheries expo dan festival kuliner, pelaku UMKM dan sektor perikanan diberi ruang untuk menampilkan produk unggulan, sekaligus memperluas akses pasar.

“Kami merupakan UMKM binaan Dinas Perikanan. Produk kami berbasis olahan ikan dan saat ini sudah dipasarkan di berbagai pusat oleh-oleh di Kota Semarang,” ujar Dwi, salah satu pelaku UMKM. Selain itu, lomba masak ikan dan sarasehan yang digelar dalam rangkaian kegiatan menjadi bagian dari upaya edukasi sekaligus promosi konsumsi produk perikanan lokal kepada masyarakat.

Di sisi lain, di puncak Hari Jadi Kota Semarang 2 Mei mendatang, gerakan peduli lingkungan juga dihadirkan melalui program penukaran botol minuman plastik dengan berbagai insentif. Termasuk produk lokal dan bibit tanaman yang dapat ditanam di lingkungan rumah.

Melalui gerakan ini, wali kota mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam mengurangi sampah plastik sekaligus memperluas ruang hijau di lingkungan tempat tinggal. Rangkaian kegiatan ini akan berlanjut hingga puncak peringatan Hari Jadi Kota Semarang pada 2 Mei 2026 yang akan diisi dengan doa bersama dan pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh berprestasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....