PDAM Purworejo Sukses Raih Penghargaan Perpamsi Jateng Award 2026

  • 13 Apr 2026 19:09 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, kembali meraih dua penghargaan Perpamsi Jateng Award 2026. Kedua kategori utama yakni tingkat kesehatan dan kinerja perusahaan.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Perpamsi DPD Jawa Tengah, dan diterima Direktur PDAM Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo di Hotel Grand Mercure Solo, pada Jumat, 10 April 2026. Hermawan menyampaikan, kategori kinerja perusahaan, PDAM Tirta Perwitasari berhasil meraih peringkat 9.

Adapun, kategori kesehatan masuk peringkat 10 dari 35 PDAM di Jawa Tengah. "Penilaian tersebut berasal dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY dan Jawa Tengah, dengan mengacu pada dua indikator utama, yakni tingkat kesehatan dan kinerja perusahaan," kata Hermawan saat dikonfirmasi pada Senin, 13 April 2026.

Ia menjelaskan, dalam kategori kesehatan itu dibagi menjadi tiga klasifikasi, yaitu sehat, kurang sehat, dan sakit. PDAM Tirta Perwitasari Purworejo berhasil masuk dalam kategori sehat dengan peringkat 10 besar se-Jawa Tengah.

Dari sisi kinerja, PDAM Purworejo menempati peringkat 9 besar. Penilaian kinerja didasarkan pada empat variabel utama, yaitu aspek keuangan, pelayanan, operasional, dan sumber daya manusia (SDM), dengan bobot penilaian yang berbeda-beda.

"Aspek keuangan memiliki bobot terbesar sebesar 35 persen, operasional 25 persen, serta pelayanan dan SDM masing-masing 15 persen," jelasnya. Catatan itu menjadi penghargaan yang ketiga kalinya diterima oleh PDAM Tirta Perwitasari.

"Capaian ini menjadi tanggung jawab moral bagi seluruh jajaran PDAM untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme dalam melayani masyarakat Kabupaten Purworejo," ungkapnya. Apresiasi diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Purworejo, khususnya Bupati Purworejo selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM).

Selain itu juga Sekretaris Daerah, jajaran asisten, DPRD, serta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah mendukung kemajuan PDAM. “Keberhasilan ini tidak lepas dari peran Pemda," jelasnya.

Mengenai pengembangan wilayah layanan, pihaknya harus bersinergi dengan Bappeda, Dinas PUPR, dan instansi terkait lainnya. Dalam pengelolaan SDM, PDAM tetap menjaga rasio jumlah karyawan agar tidak melebihi ketentuan, yakni maksimal 1:4, guna menjaga efektivitas dan produktivitas perusahaan.

"Saat ini, jumlah pegawai tetap sekitar 80 orang, dibantu tenaga kontrak sekitar 40 orang. Ke depan, PDAM Purworejo menargetkan peningkatan peringkat menjadi 7 besar bahkan 6 besar di Jawa Tengah," tandasnya.

Namun, tantangan yang dihadapi cukup besar, mengingat persaingan dengan PDAM di wilayah besar seperti Solo, Semarang, dan Cilacap yang memiliki dukungan modal lebih besar. Harapannya ada dukungan tambahan penyertaan modal dari pemerintah daerah guna memperluas cakupan layanan dan meningkatkan rasio pelayanan kepada masyarakat.

“Kami optimistis, dengan dukungan semua pihak, PDAM Purworejo dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” tandasnya.(Ags)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....