Stok Elpiji Jateng Dijamin Aman, Capai Enam Kali Lipat Kebutuhan
- 08 Apr 2026 15:50 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Stok elpiji di Jawa Tengah dipastikan dalam kondisi aman dengan jumlah mencapai enam kali lipat dari kebutuhan normal. Hingga 7 April 2026, total persediaan tercatat sebesar 14.833 metrik ton sehingga menjamin tidak terjadi kelangkaan di masyarakat.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan hal tersebut saat meninjau SPPBE Wijaya Sarana Grasindo di Kabupaten Karanganyar, Rabu 8 April 2026. Dari hasil pengecekan tersebut menunjukkan pasokan elpiji di wilayahnya sangat mencukupi.
“Sudah kita lakukan pengecekan ketersediaan elpiji. Ketersediaan elpiji di Provinsi Jawa Tengah sangat cukup,” kata Luthfi.
Dalam kesempatan itu, Luthfi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan aksi berlebihan. “Tidak perlu panik, saya ulangi, ketersediaan elpiji kita cukup enam kali lipat dari normal,” ujarnya.
Adapun, untuk menjaga distribusi tetap tepat sasaran, pengawasan terhadap penyaluran elpiji, khususnya tabung 3 kilogram, terus diperketat. Pemantauan dilakukan bersama Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng guna memastikan subsidi dinikmati kelompok yang berhak.
Kelompok sasaran tersebut meliputi rumah tangga kurang mampu, nelayan kecil, petani penggarap, serta pelaku usaha mikro. Sebaliknya, kepentingan usaha besar seperti laundry atau perusahaan ditegaskannya dilarang mengunakan elpiji subsidi ini.
“Jangan sampai elpiji 3 kg digunakan untuk usaha yang tidak berhak. Termasuk, praktik ilegal seperti penyuntikan dan penimbunan harus ditindak,” katanya.
Untuk diketahui, pengawasan mencangkup sekitar 54.235 titik pangkalan atau rata-rata setiap desa atau kelurahan di Jateng memiliki enam pangkalan. Ketersediaan, distribusi, dan keterjangkauan menjadi tiga aspek utama yang dijaga pemerintah.
Disebutkannya, untuk pengawasan distribusi juga terus melibatkan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan penyaluran berjalan sesuai aturan. Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah akan bertindak tegas bekerja sama dengan aparat kepolisian.
Sementara itu, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Fanda Chrismianto, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan kepolisian. Sinergi tersebut penting untuk menjaga distribusi elpiji dan BBM tetap lancar.
Fanda juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan energi dan turut berperan aktif melaporkan praktik ilegal agar dapat segera ditindak sesuai ketentuan hukum. "Kita memastikan penggunaan energi tidak sia-sia," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....