Kendal Bidik Rumput Laut sebagai Komoditas Unggulan Pesisir
- 31 Mar 2026 21:30 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang-Pemerintah Kabupaten Kendal terus mendorong pengembangan rumput laut sebagai komoditas unggulan di wilayah pesisir. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat kontribusi daerah dalam peningkatan produksi nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kendal, Hudi Sambodo, menyebut rumput laut menjadi salah satu komoditas strategis yang tengah dikembangkan secara serius. Selain bernilai ekonomi, komoditas ini juga dinilai berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan mitigasi perubahan iklim.
Ia menjelaskan, Kabupaten Kendal memiliki potensi sumber daya alam pesisir yang masih dapat dioptimalkan. Dengan kondisi geografis tersebut, Kendal diharapkan mampu menjadi salah satu daerah penyumbang produksi rumput laut di Jawa Tengah.
“Rumput laut merupakan komoditas perikanan strategis yang saat ini terus didorong peningkatannya. Kabupaten Kendal memiliki potensi pesisir yang masih layak untuk dioptimalkan dalam pengembangannya,” ujarnya saat dialog bersama RRI, Selasa, 31 Maret 2026.
Pengembangan budidaya rumput laut di Kendal sendiri telah dimulai sejak tahun 2020 di Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu. Hingga kini, pengembangannya telah meluas ke sejumlah wilayah tambak di Kecamatan Kendal, seperti Karangsari, Banyutowo, Bandengan, dan Balok.
Data tahun 2025 menunjukkan produksi rumput laut kering di Kendal mencapai sekitar 420 ton per tahun, sementara produksi basah mencapai 2.287 ton per tahun. Meski demikian, pengembangan masih terfokus di dua kecamatan sehingga potensi peningkatan produksi dinilai masih cukup besar.
“Pengembangan saat ini baru di dua kecamatan, sehingga peluang untuk ditingkatkan masih terbuka lebar. Kami berharap ke depan wilayah lain juga bisa ikut mengembangkan budidaya ini,” tambahnya.
Selain itu, budidaya rumput laut dinilai menjadi alternatif usaha bagi pembudidaya tambak yang terdampak banjir rob. Komoditas ini relatif lebih tahan terhadap kondisi pasang air laut sehingga dinilai lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan pesisir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....