Gerindra Semarang Bantu Warga Terdampak Banjir Bandang Gua Kreo

  • 17 Mar 2026 20:48 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Puluhan warga di Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Semarang terdampak musibah banjir bandang akibat luapan Sungai aliran Gua Kreo, beberapa waktu lalu. DPC Partai Gerindra Kota Semarang melalui pengurus tingkat kecamatan (PAC) Ngaliyan turun langsung menyalurkan bantuan berupa kasur, bantal, dan paket sembako.

Warga Kalipancur masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana, terutama menjelang Idulfitri yang tinggal menghitung hari. Gerindra Semarang di tengah kondisi tersebut, memberi bantuan untuk meringankan beban warga yang terdampak.

Perwakilan PAC Gerindra Ngaliyan, Mualim mengungkapkan rasa prihatinnya atas musibah yang dialami warga. Bencana ini membawa dampak besar, terutama secara psikologis bagi masyarakat.

“Kami ikut prihatin atas kejadian banjir luapan Sungai Gua Kreo ini. Kami dari PAC Gerindra Ngaliyan, kemudian dibantu juga oleh Sudarsono Anggota DPRD Provinsi Jateng dan Pengusaha Semarang Indah Mawarni, untuk sedikit meringankan beban mereka,” katanya yang juga Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Selasa 17 Maret 2026.

Ia menjelaskan bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar seperti kasur, bantal, dan sembako untuk membantu warga yang terdampak. “Untuk bantuan hari ini kami salurkan di dua RW, yaitu RW 1 dan RW 2. Kami memberikan 35 kasur, 70 bantal, dan 35 paket sembako,” katanya.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian tanpa melihat latar belakang penerima. “Ini bentuk kepedulian kami, yang penting bisa membantu meringankan beban warga yang terkena musibah,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan juga mendapat dukungan dari kalangan pengusaha. Salah satunya Indah Mawarni yang turut berpartisipasi dalam aksi sosial tersebut.

“Saya sebagai warga Semarang merasa terpanggil setelah mendapat kabar. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan dan warga diberi ketabahan menghadapi musibah ini,” ucapnya.

Ketua RW 01 Kelurahan Kalipancur, Tukijo, mengungkapkan jumlah warga terdampak mencapai 18 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 46 jiwa. Dari jumlah tersebut, terdapat tiga lansia dan sepuluh balita yang membutuhkan perhatian khusus.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu warga kami yang terdampak banjir. Semoga para donatur diberikan keberkahan,” ucapnya.

Ia juga berharap adanya tambahan bantuan, khususnya untuk kebutuhan anak-anak seperti susu dan perlengkapan lainnya. Sementara itu, Ketua RW 2 Kelurahan Kalipancur Mujana, menyebut wilayahnya mencakup beberapa RT yang terdampak banjir, meski pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan jumlah pasti warga yang terdampak.

Masyarakat setempat berharap selain bantuan logistik, ada langkah konkret dari pemerintah untuk menangani persoalan banjir luapan Sungai Kali Kreo agar tidak terus berulang di kemudian hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....