Semarang Zoo Targetkan 60 Ribu Pengunjung Selama Libur Lebaran
- 17 Mar 2026 18:54 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Semarang Zoo menargetkan sekitar 60.000 pengunjung di momentum libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah/2026. Adapun prediksi lonjakan tertinggi terjadi pada periode 20-29 Maret 2026. Target tersebut diiringi sejumlah pembaruan yang disiapkan pengelola.
Direktur PT Taman Satwa Semarang, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso mengatakan, saat ini berbagai persiapan telah dilakukan untuk mengantisipasi membludaknya wisatawan selama libur panjang. Salah satu andalan baru di Semarang Zoo yakni program Animal Show dengan konsep yang diperbarui.
Menurut dia, pertunjukan ini dirancang lebih atraktif dengan durasi lebih panjang serta melibatkan lebih banyak jenis satwa. Animal Show ini diharapkan menjadi daya tarik wisata baru.
"Programnya juga baru, durasinya kita perlama, dan satwanya kita perbanyak," katanya usai menandatangi nota kerja sama dengan Disbudpar Kota Semarang, Senin 16 Maret 2026. Wahana lama tetap dipertahankan, seperti kolam renang dan area bermain air anak.
Hal ini untuk memperluas pilihan rekreasi, pengelola juga menawarkan tiket terusan dengan Taman Lalu Lintas yang berada di kawasan yang sama. Selain itu, untuk harga tiket masuk Semarang Zoo dibanderol Rp30.000, sedangkan Taman Lalu Lintas Rp10.000.
Ia menuturkan, pengunjung bisa memilih membeli tiket secara terpisah atau paket bundling. Di sisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Indriyasari menjamin kesiapan seluruh destinasi wisata menjelang libur Lebaran.
Pihaknya mengaku ada sejumlah lokasi wisata sempat terdampak kondisi cuaca seperti longsor dan pohon tumbang. Karena itu, pembersihan dan pembenahan dilakukan secara menyeluruh dalam beberapa hari terakhir.
"Sehingga harus kita lakukan pembersihan, terus kita lakukan persiapan yang lebih intens lagi untuk menghadapi libur Lebaran kali ini," katanya. Disbudpar juga menggandeng kepolisian untuk pengamanan kawasan wisata, termasuk pengaturan arus pengunjung di titik-titik ramai.
Dinas Perhubungan (Dishub) turut disiagakan untuk mengatur parkir agar tidak menimbulkan kemacetan. Indriyasari mengajak pemudik untuk berlibur.
"Silakan berlibur, berkunjung ke tempat wisata, restoran, atau menginap di hotel. Namun yang utama adalah menjaga kondisi tubuh tetap sehat serta memastikan keamanan karena tempatnya (wisata) ramai," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....