Sidak Petugas Operasional Kereta Api, KAI Lakukan Tes Narkoba
- 15 Mar 2026 21:07 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang melakukan inspeksi mendadak (sidak) tes narkoba kepada para petugas yang terlibat dalam operasional perjalanan KA maupun pekerja yang bertugas di stasiun. Tes secara acak dan mendadak kepada beberapa Awak Sarana Perkeretaapian di UPT crew Semarang Poncol, pada Sabtu 14 Maret 2026.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengungkapkan, sidak itu jadi komitmen KAI demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api (KA) selama masa angkutan Lebaran 2026. Dengan pemeriksaan tes narkoba ini, KAI ingin memastikan petugas yang berdinas betul-betul dalam kondisi sehat.
"Mereka tidak memiliki pengaruh terhadap penyalahgunaan narkotika. Apalagi, mereka sebagai garda terdepan perusahaan yang melayani pelanggan secara langsung," katanya.
Menurut dia, pemeriksaan tes narkoba dilaksanakan secara rahasia dan tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Program Pengecekan diikuti oleh seluruh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), terdiri dari Masinis, Asisten Masinis, Kondektur, dan Teknisi Kereta Api.
Turut diperiksa Polsuska, Prama / Prami, Petugas Kebersihan, Petugas Perlintasan, dan para pekerja lainnya di Stasiun. Dalam tes narkoba ini, kata dia, terdapat 6 parameter yang digunakan pada alat tes urine untuk mengetahui kandungan Amphetamine (AMP), Morphine/Opiate (MOP), Mariyuana (THC), Cocaine (COC) Methamphetamine (MET) dan Benzoidazepine (BZD).
"Dari hasil pemeriksaan kemarin, secara keseluruhan peserta memiliki hasil negatif pada alat tes urine tersebut. Ini menjadi bukti bahwa para pekerja KAI Daop 4 Semarang bebas dari penyalahgunaan narkotika," ujar Luqman.
Ia mengatakan, kegiatan ini akan dilaksanakan di seluruh wilayah Daop 4 yang pelaksanaannya bersifat rahasia dan acak. Keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas perusahaan. Oleh karena itu, setiap petugas yang bertugas harus dalam kondisi fisik dan mental yang prima.
"Tes narkoba ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan bahwa tidak ada petugas yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan KA," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....