Jelang Lebaran, Komisi B Minta Pemkot Semarang Awasi Kebutuhan Pokok
- 11 Mar 2026 18:42 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Kota Semarang didorong untuk memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hal itu dikatakan Anggota Komisi B, Dewam Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Mararas Apuwara.
Menurutnya, hal itu dinilai penting mengingat peningkatan permintaan masyarakat biasanya terjadi setiap menjelang Lebaran. Mararas mengungkapkan, sebelumnya Komisi B DPRD Kota Semarang telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian untuk membahas kesiapan pemerintah menghadapi lonjakan kebutuhan masyarakat, terutama jelang Lebaran.
“Dalam rapat tadi dibahas kesiapan menjelang Lebaran. Kebutuhan masyarakat pasti meningkat, sehingga pemerintah perlu menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan tetap tersedia,” katanya, Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menjelaskan, lebaran menjadi momen tahunan yang selalu diikuti peningkatan aktivitas ekonomi dan konsumsi masyarakat yang pastinya akan meningkat. Untuk itu, pemerintah perlu memastikan ketersediaan dan kestabilan harga kebutuhan bahan pokok.
Salah satu langkah yang disiapkan Pemerintah Kota Semarang adalah menggelar program pasar murah yang akan dimulai dalam waktu dekat. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menstabilkan harga kebutuhan pokok di masyarakat.
Tak hanya itu, pemerintah juga akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar guna memastikan tidak ada praktik penimbunan barang yang berpotensi memicu lonjakan harga. “Tujuannya untuk memastikan kebutuhan pokok tersedia dan tidak ada penimbunan yang membuat harga melonjak,” ucapnya.
Mararas juga menyoroti potensi dampak situasi geopolitik internasional terhadap harga energi dan kebutuhan pokok di dalam negeri. Menurutnya, konflik global dapat berdampak pada jalur distribusi energi yang pada akhirnya memengaruhi harga barang.
Untuk itu, ia meminta pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan. Termasuk, memperkuat kerja sama dengan lembaga seperti Bulog guna menjaga ketersediaan stok pangan.
Ia pun mengapresiasi langkah antisipatif yang telah dilakukan Pemerintah Kota Semarang, seperti penyelenggaraan ratusan pasar murah di berbagai wilayah menjelang Lebaran. “Program pasar murah yang direncanakan mencapai ratusan titik ini merupakan langkah konkret untuk menstabilkan harga dan membantu masyarakat,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....