Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Gubernur Jateng Pantau Penyaluran THR Lebaran

  • 11 Mar 2026 06:15 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan apresiasi tinggi kepada perusahaan yang telah membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerjanya lebih awal. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesejahteraan buruh menjelang hari raya.

Apresiasi tersebut disampaikan Luthfi saat meninjau langsung proses pemberian THR kepada sekitar 18.000 pekerja di PT Selalu Cinta Indonesia (SCI) Kota Salatiga. Kunjungan kerja ini bertujuan memastikan setiap perusahaan di wilayahnya memenuhi kewajiban pembayaran THR tepat waktu.

Apresiasi itu disampaikan Gubernur Ahmad Luthfi saat meninjau langsung pemberian THR di PT Selalu Cinta Indonesia (SCI) Kota Salatiga Selasa 10 Maret 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan perusahaan memenuhi kewajiban pembayaran THR kepada pekerja.

“Saya ingin memastikan bahwa hak buruh dalam hal ini terkait THR diberikan maksimal H-7 Lebaran, sesuai surat edaran kementerian,” ujarnya

Ia juga menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga membuka posko layanan pengaduan THR. Posko tersebut dikelola oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah.

Layanan pengaduan tidak hanya tersedia di kantor Disnakertrans provinsi, tetapi juga di enam wilayah satuan kerja. Enam wilayah tersebut meliputi Semarang, Surakarta, Pati, Pekalongan, Banyumas, dan Magelang.

Pemprov Jateng juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk memantau pelaksanaan pemberian THR. Salah satunya melalui Desk Tenaga Kerja Polda Jawa Tengah yang ikut memantau persoalan ketenagakerjaan.

Ahmad Luthfi juga menyampaikan, hingga saat ini, pemerintah daerah belum menerima laporan terkait keterlambatan pembayaran THR maupun Bonus Hari Raya (BHR). Hal ini menunjukkan sebagian besar perusahaan telah memenuhi kewajibannya kepada pekerja.

“Posko layanan aduan sudah ada sampai kabupaten/kota. Silakan buruh atau siapapun yang mengadu terkait dengan tenaga kerja bisa 24 jam. Ini untuk melindungi tenaga kerja kita agar tetap produktif,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur juga mengapresiasi manajemen PT SCI yang telah menyalurkan THR kepada karyawan sejak 5 Maret 2026. Menurutnya, langkah tersebut menjadi contoh hubungan industrial yang sehat antara perusahaan dan pekerja.

“Saya mengapresiasi PT SCI karena hak teman-teman buruh telah diberikan. Ini suatu bentuk hubungan industrial yang sehat sekali,” katanya.

PT SCI merupakan salah satu investasi padat karya yang berkembang pesat di Jawa Tengah. Perusahaan tersebut mempekerjakan sekitar 1.500 tenaga kerja pada 2016 dan kini telah meningkat menjadi sekitar 18.000 pekerja.

Menurutnya, investasi padat karya memiliki peran penting dalam mengurangi angka pengangguran. Sektor ini juga berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena itu, Pemprov Jawa Tengah terus berupaya menjaga iklim investasi yang kondusif. Upaya tersebut dilakukan melalui kepastian hukum, keamanan, tenaga kerja kompetitif, serta kemudahan perizinan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....