Siti Roika, Bansos Harus Jadi Penggerak Ekonomi Produktif
- 25 Feb 2026 22:07 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Siti Roika, meminta masyarakat tidak hanya mengandalkan bantuan konsumtif, melainkan mengoptimalkan bantuan sosial untuk memperkuat usaha ekonomi produktif. Hal itu ditekankan guna memicu kemandirian ekonomi pasca maraknya fenomena PHK.
Pernyataan tersebut disampaikan Siti Roika dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Dinas Sosial Kota Semarang di Kantor Kelurahan Kudu, Rabu 25 Februari 2026. Pertemuan ini fokus pada sosialisasi bantuan berupa barang perlengkapan usaha bagi warga terdampak ekonomi.
Program bantuan ini menjadi insting pemerintah daerah untuk memulihkan daya beli masyarakat. Target utamanya adalah warga yang kehilangan pekerjaan atau mereka yang ekonominya belum stabil sejak masa pandemi Covid-19 beberapa tahun silam.
Legislator dari Fraksi PKS yang akrab disapa Ika ini memberikan perhatian khusus kepada kelompok ibu rumah tangga. Menurutnya, banyak potensi ekonomi yang bisa lahir dari rumah jika para ibu memiliki kemauan untuk memulai.
Ia mendesak agar warga segera merintis usaha kecil meski dalam skala terbatas agar stabilitas keuangan keluarga terjaga. "Para istri yang belum memiliki kegiatan usaha, mulai sekarang bisa mencoba membuka usaha produktif. Hal ini penting untuk membantu ekonomi keluarga," ujar Ika.
Ika menegaskan bahwa bantuan dari Pemerintah Kota Semarang akan lebih efektif jika disalurkan kepada mereka yang sudah memiliki embrio usaha. Hal ini untuk memastikan peralatan yang diberikan benar-benar digunakan untuk produksi.
"Setelah usaha dimulai, Pemerintah Kota Semarang dapat masuk memberikan bantuan dalam rangka mengembangkan usaha-usaha produktif yang sudah berjalan tersebut," lanjutnya saat menjelaskan mekanisme intervensi pemerintah.
Di sisi lain, Siti Roika menilai wilayah Kecamatan Genuk memiliki keunggulan komoditas alam yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh penduduk lokal. Salah satunya adalah ketersediaan bahan baku pisang yang sangat melimpah di wilayah tersebut.
"Di wilayah Kecamatan Genuk ini potensi hasil alamnya masih banyak, seperti pohon pisang yang melimpah. Bahan dasar pisang ini bisa diolah menjadi banyak produk turunan yang punya nilai jual," pungkasnya. Ia berharap adanya hilirisasi produk pertanian di tingkat kelurahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....