Pengamat: Dana Operasional RT Rp25 Juta Jadi Model Desentralisasi Baru
- 25 Feb 2026 09:50 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Program dana operasional sebesar Rp25 juta per tahun untuk setiap RT di Kota Semarang dinilai sebagai langkah inovatif dalam praktik desentralisasi. Kebijakan yang digulirkan Pemerintah Kota Semarang itu disebut memberi ruang pengelolaan langsung hingga ke tingkat paling bawah pemerintahan.
Pengamat Ekonomi dari Universitas Negeri Semarang, Vitradesie Noekent, menilai desentralisasi hingga level RT dan RW merupakan terobosan yang patut diapresiasi. Menurutnya, kebijakan tersebut bahkan bisa menjadi yang pertama di Indonesia.
“Ini mungkin yang pertama di Indonesia, desentralisasi hingga level RT dan RW sebagai bentuk inovasi yang sangat baik. Kalau kita melihat datanya dari berbagai sumber, saya mencoba merangkumnya, serapannya cukup tinggi, 97 persen,” ujarnya saat dihubungi RRI, Rabu, 25 Februari 2026.
Meski demikian, ia menggarisbawahi, kinerja pemerintahan tidak bisa dilihat secara kuantitatif semata dari serapan. “Bagaimana operasionalisasi, bagaimana dampak di masyarakat, itu menjadi perhatian,” ucapnya.
Ia mengingatkan, meski tingkat serapan anggaran hampir maksimal sejak tahun lalu, keberhasilan program tidak cukup diukur dari angka. Transparansi pengelolaan, pelibatan warga dalam musyawarah, serta dampak nyata bagi masyarakat menjadi indikator yang lebih penting.
Sementara, Ketua RT 3 RW 26 Sendangmulyo, Puji mengatakan, dana operasional tersebut telah dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan lingkungan. Ia menyebut anggaran digunakan untuk renovasi pos kamling, pengadaan alat kebersihan, hingga mendukung kegiatan remaja seperti hidroponik.
“RAB kita buat bersama, kita kumpulkan warga dulu, keinginan masing-masing kita akomodir lalu kita plot sesuai kebutuhan. Sebenarnya (pencairan dana-red) enggak terlalu ribet cuma yang pembuatan laporannya itu,” ujarnya.
Meski realisasi program dinilai cukup baik, tantangan masih dirasakan dalam aspek administrasi. Ia berharap penyederhanaan sistem pelaporan dan evaluasi berkelanjutan mampu membuat program ini semakin memberikan manfaat bagi warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....