Diduga Mengantuk, Truk Bermuatan Masuk Parit di Purworejo

  • 21 Feb 2026 09:53 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo - Kecelakaan tunggal dialami sebuah truk bermuatan beras seberat 10 ton di Jalan Raya Purworejo–Yogyakarta KM 15, wilayah Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, pada Sabtu, 21 Februari 2026. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.45 WIB.

Truk dengan nomor polisi R 8068 OT tersebut melaju dari arah utara menuju selatan, membawa muatan beras dari Cilacap yang rencananya akan dikirim ke Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan keterangan kernet truk Dani, kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh kondisi sopir bernama Gino (55) yang kelelahan dan mengantuk saat mengemudi.

“Sudah capek dan ngantuk. Waktu menghindari sesuatu, truk oleng ke kiri lalu langsung masuk ke parit,” kata Dani.

Akibat kejadian tersebut, truk terguling dengan posisi miring di parit sedalam sekitar 1,5 meter. Sopir terjepit di dalam kabin, sementara kernet berhasil keluar lebih dulu dan meminta pertolongan warga sekitar.

Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas DIY Pos Congot, Damkar Purwodadi, PMI Purworejo, Polsek Bagelen, serta dibantu warga setempat. Sebanyak kurang lebih 30 personel dikerahkan dalam proses penyelamatan tersebut.

Komandan tim lapangan Basarnas Kulonprogo, Sunardi, menjelaskan bahwa evakuasi dilakukan menggunakan peralatan ekstrikasi. Karena posisi truk terguling, pihaknya menggunakan alat ekstrikasi untuk membuka akses kabin.

"Damkar membantu menahan beban kendaraan agar tidak bergeser. Alhamdulillah, sekitar setengah jam korban berhasil kami evakuasi dalam keadaan selamat," jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Bagelen, AKP Subandi membenarkan kecelakaan tunggal truk bermuatan beras dari Cilacap menuju Sleman. "Sopir dan kernet selamat, hanya mengalami luka luka dan sudah dibawa ke rumah sakit,” ungkapnya.

Subandi juga menambahkan selama proses evakuasi, arus lalu lintas di jalur Purworejo–Yogyakarta tetap berjalan lancar dan terkendali. Petugas lalu lintas sudah berada di lokasi sejak awal.

"Tidak ada kemacetan berarti. Truk akan segera dievakuasi menggunakan derek,” imbuhnya. Sebagai langkah pencegahan, pihak kepolisian mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan berat, agar tidak memaksakan diri saat mengantuk.

“Jika merasa lelah, sebaiknya segera beristirahat. Di wilayah Bagelen tersedia rest area, baik di daerah Sitinggil maupun Dadirejo. Keselamatan adalah yang utama,” pungkasnya. (Ags)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....