Hijaukan Alam, Mapolsek Purwodadi Tanam Puluhan Pohon Durian

  • 14 Feb 2026 12:12 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Purworejo - Sebanyak 30 pohon durian dengan berbagai jenis ditanam di area belakang Mapolsek Purwodadi, Kabupaten Purworejo, pada 13 Februari 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Hijaukan Bumi, Pulihkan Alam, Menanam untuk Masa Depan” dan dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra.

Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan inisiatif bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polres Purworejo setelah melihat potensi lahan yang tersedia. Apalagi, pekarangan Mapolsek Purwodadi cukup luas dan belum termanfaatkan dengan baik.

"Karena itu, kami berinisiatif membersihkan lahan dan menanam pohon durian,” ujarnya. Pohon durian dipilih tidak hanya untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan asri, tetapi juga memiliki nilai ekonomis.

“Kami tidak hanya mengharapkan hijaunya, tetapi juga buahnya yang nantinya bisa dikonsumsi dan memiliki nilai ekonomis bagi anggota Polsek beberapa tahun ke depan,” ungkapnya. Kegiatan ini sejalan dengan program Indonesia Asri yang disosialisasikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Kami mencoba memulainya dari Mapolsek Purwodadi. Ke depan, jika polsek lain memiliki pekarangan yang memungkinkan, tentu akan kami dorong untuk melakukan hal serupa, disesuaikan dengan kondisi masing-masing mako,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa tidak semua polsek memiliki lahan sendiri, karena sebagian masih menempati aset milik pemerintah daerah atau desa. Namun demikian, upaya pemanfaatan lahan akan terus diupayakan apabila memungkinkan.

"Untuk perawatan tanaman, penyiraman bisa dilakukan pagi hari sebelum masuk kantor atau sore hari. Bahkan saat kegiatan rutin seperti apel pagi, bisa dimanfaatkan untuk merawat tanaman,” katanya.

Selain mendukung program penghijauan, Polres Purworejo juga berkomitmen mendukung program ketahanan pangan. Diketahui, wilayah Purworejo saat ini menjadi salah satu sentra penanaman jagung, dengan gencarnya sosialisasi penanaman kepada masyarakat sejak awal tahun 2026.

“Harapannya, setiap lahan yang belum dimanfaatkan secara maksimal bisa digunakan untuk menanam tanaman yang bermanfaat, baik untuk keindahan, ketahanan pangan, maupun kesejahteraan,” pungkasnya. (Ags)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....