Perkuat Keamanan, 82 Petugas Lapas Semarang Digembleng Polda Jateng
- 14 Feb 2026 08:48 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban di dalam lembaga pemasyarakatan terus dilakukan. Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang menggelar kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan Anggota Polisi Khusus Pemasyarakatan (Polsus) bagi para pegawainya, Jumat, 13 Februari, di Aula Graha Pancasila.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rencana kerja Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Tengah dalam meningkatkan kapasitas anggota Polsus. Sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan jajaran Pemasyarakatan.
Sebanyak 82 pegawai mengikuti pembinaan tersebut. Mereka berasal dari regu pengamanan, staf Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), hingga Bidang Keamanan dan Tata Tertib.
Selama kegiatan, para peserta mendapatkan penguatan materi sekaligus pelatihan teknis untuk meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari dalam sambutannya menegaskan regu pengamanan merupakan garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas.
“Regu pengamanan adalah ujung tombak dalam menjaga keamanan Lapas. Pemahaman dan pelaksanaan tupoksi harus dilakukan secara konsisten, penuh tanggung jawab, serta sesuai standar operasional prosedur yang berlaku,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya pengawasan blok hunian, kontrol keliling secara rutin, deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), serta sistem pelaporan berjenjang yang cepat dan akurat. Langkah-langkah tersebut menjadi kunci pencegahan terhadap potensi gangguan yang bisa berkembang menjadi persoalan serius.
Materi pembinaan selanjutnya disampaikan oleh Kasikorwaspolsus Subditbinsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Jawa Tengah, Yonatan Saroji. Ia memaparkan tugas dan fungsi Polisi Khusus sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk batasan kewenangan serta peran Polsus dalam mendukung tugas Kepolisian di lingkungan kerja masing-masing.
Peserta juga mendapatkan penguatan terkait penggunaan kewenangan secara profesional, proporsional, dan akuntabel. Tak hanya itu, aspek integritas, disiplin, serta kepatuhan terhadap SOP menjadi perhatian utama dalam pembinaan tersebut.
Kegiatan berlangsung komprehensif dengan sesi diskusi interaktif untuk membahas kendala di lapangan, evaluasi pelaksanaan tugas, hingga pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan bela diri taktis Polri. Pelatihan fisik ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan ketangkasan petugas dalam menghadapi situasi darurat.
Di akhir kegiatan, Ahmad Tohari berharap pembinaan serupa dapat dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Ia optimistis, dengan peningkatan kapasitas yang konsisten, keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas I Semarang akan semakin terjaga.
“Kami berharap profesionalisme, disiplin, dan sinergitas antara Polri dan jajaran Pemasyarakatan semakin kuat. Dengan kapasitas yang terus ditingkatkan, kami optimistis keamanan dan ketertiban dapat terjaga secara maksimal,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....