Jateng Siap Hadapi Ramadan dengan Stok Pangan Aman
- 10 Feb 2026 16:07 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang - Ketersediaan pangan di Jawa Tengah per awal 2026 terpantau aman dengan stok beras Bulog mencapai 339.094 ton. Meskipun sempat ada gejolak kenaikan harga bahan pokok, terutama cabai dan telur, kondisi relatif terkendali menjelang Ramadan.
Pemerintah daerah memperkuat intervensi pasar dan bantuan subsidi untuk mengatasi kenaikan harga akibat cuaca ekstrem di beberapa wilayah. Ketua LP2K Jawa Tengah, Abdun Mufid menyatakan, ketersediaan pangan di Jawa Tengah cukup memadai.
"Stok beras kita masih cukup, bahkan kita memiliki surplus. Tapi kita tetap waspada terhadap kenaikan harga bahan pokok," kata Abdun Mufid saat diwawancarai RRI, Selasa, 10 Februari 2026.
Abdun menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan beberapa langkah untuk mengatasi kenaikan harga. Antara lain, dengan melakukan operasi pasar dan memberikan subsidi kepada pedagang.
"Kita juga sudah memastikan bahwa untuk saat ini belum ada kenaikan harga dalam menjelang bulan Ramadan," katanya.
Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan program bantuan sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak kenaikan harga. Program ini meliputi bantuan pangan, bantuan uang tunai, dan bantuan lainnya.
Abdun berharap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah menyiapkan regulasi untuk mengontrol harga bahan pokok. Regulasi ini diharapkan dapat membantu menstabilkan harga dan mencegah penimbunan bahan pokok.
"Kita harus waspada terhadap kenaikan harga bahan pokok, tapi kita juga harus yakin bahwa kita memiliki stok pangan yang cukup," tambahnya.
Dengan demikian, Abdun Mufid selaku Ketua LP2K Jawa Tengah siap menghadapi Ramadan dengan stok pangan yang aman dan stabil. Abdun menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memantau situasi dan melakukan intervensi pasar untuk menjaga stabilitas harga.
Abdun juga berharap mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tidak melakukan penimbunan bahan pokok. Masyarakat dapat membeli bahan pokok di pasar tradisional atau toko-toko yang telah ditunjuk oleh pemerintah. (Put)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....