Dugaan Keracunan MBG, Pemkab Pati Perketat Pengawasan Sekolah
- 10 Feb 2026 05:52 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Pati – Dugaan keracunan yang dialami puluhan siswa SMK Negeri 4 Pati usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Pati. Keluhan mual, pusing, hingga muntah yang muncul setelah jam makan siang mendorong pemerintah daerah bergerak cepat dan memperketat pengawasan program MBG.
Sebanyak 22 siswa langsung dirujuk ke Keluarga Sehat Hospital(KSH) Pati untuk mendapatkan penanganan medis dan menjalani observasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjamin keselamatan penerima manfaat program MBG di lingkungan sekolah.
Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, turun langsung meninjau kondisi para siswa di rumah sakit, Senin, 9 Februari 2026. Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penanganan medis, tetapi juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG.
Chandra menjelaskan, makanan MBG yang dikonsumsi siswa berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rendole yang dikelola Yayasan Patriot Bangsa. Meski selama ini dinilai telah menjalankan prosedur operasional standar, pemerintah tetap melakukan pendalaman lebih lanjut.
Sebagai bagian dari pengawasan, sampel makanan MBG dikirim ke laboratorium di Semarang untuk mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan. Hasil pemeriksaan laboratorium tersebut masih ditunggu hingga saat ini.
“Pemerintah daerah bertanggung jawab penuh terhadap kondisi anak-anak. Biaya perawatan kami tanggung, dan pengawasan terhadap seluruh SPPG di Kabupaten Pati akan kami perketat,” ucap Chandra.
Ia menambahkan, menu MBG yang disajikan saat kejadian terdiri dari ayam, tahu, dan sayuran. Pemerintah memastikan seluruh tahapan pengolahan dan distribusi makanan akan dievaluasi secara ketat.
Berdasarkan pemantauan sementara, kondisi para siswa menunjukkan perkembangan positif. Sebagian besar siswa mulai pulih, meskipun beberapa masih menjalani pengawasan tenaga medis.
Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Pati menginstruksikan evaluasi penerapan SOP di seluruh SPPG, termasuk proses pengolahan, distribusi, hingga penyajian makanan. Pemerintah menegaskan keselamatan dan kesehatan siswa menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....