Pemprov Berencana Bangun SMA Negeri Tambakromo-Jaken Pati

  • 09 Feb 2026 16:52 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana membangun SMA Negeri di Kecamatan Tambakromo dan Jaken, Kabupaten Pati. Rencana ini ditujukan untuk pemerataan akses pendidikan menengah atas di wilayah yang masih tergolong kekurangan layanan sekolah negeri.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menegaskan prioritas pembangunan bukan berada di Kecamatan Margoyoso. Penegasan itu disampaikan saat menerima audiensi Paguyuban Madrasah Aliyah se-Kecamatan Margoyoso di Kantor Wakil Gubernur, Senin 9 Februari 2026.

Audiensi digelar menyusul keresahan masyarakat dan pengelola sekolah swasta terkait beredarnya sosialisasi rencana pendirian SMA Negeri di Margoyoso. Perwakilan paguyuban menyebut kecamatan tersebut telah memiliki lembaga pendidikan menengah yang cukup dari sisi jumlah dan kualitas.

Tercatat di Margoyoso sudah terdapat sembilan Madrasah Aliyah, lima SMK, dan satu SMA. Kondisi itu dinilai sudah memadai untuk melayani kebutuhan pendidikan menengah warga setempat.

Taj Yasin menegaskan informasi sosialisasi yang beredar bukan berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Ia menyebut perencanaan resmi Dinas Pendidikan menunjukkan kebutuhan justru berada di Tambakromo dan Jaken.

Menurutnya, dua kecamatan tersebut masuk kategori blank spot pendidikan menengah atas. Karena itu, pembangunan SMA Negeri diarahkan untuk menutup kekosongan akses pendidikan di wilayah tersebut.

“Kita tidak punya rencana (pembangunan SMA) di Margoyoso, tapi adanya di Tambakromo dan Jaken,” kata Yasin.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Atas Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Kusno, menyampaikan data yang dimiliki menunjukkan dua kecamatan di Pati memang membutuhkan tambahan sekolah negeri. Ia menegaskan Margoyoso tidak direkomendasikan sebagai lokasi pendirian SMA Negeri baru.

“Sesuai arahan Kepala Dinas dan juga hasil audiensi dengan Bapak Wakil Gubernur, pendirian SMA Negeri di Margoyoso tidak direkomendasikan,” katanya.

Dinas Pendidikan juga akan menelusuri apakah sudah ada surat resmi dari Pemerintah Kabupaten Pati terkait usulan pendirian SMA Negeri di Margoyoso. Jika ada, pihaknya akan memberikan jawaban tertulis sesuai arahan Wakil Gubernur.

“Kalau ada surat dari Kabupaten Pati, kami akan memberikan jawaban tertulis sesuai arahan Bapak Wakil Gubernur. Namun jika belum ada, fokus kami tetap pada Tambakromo dan Jaken,” ujarnya.

Perwakilan Paguyuban Madrasah Aliyah Margoyoso, Birhad, menyatakan pihaknya mendukung pemerataan pendidikan di wilayah yang membutuhkan. Ia berharap perhatian pemerintah tetap diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan di Margoyoso melalui kolaborasi dengan sekolah dan madrasah yang sudah ada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....